• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2381 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2748 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5303 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Sindikat
  • Siak

RSUD Tengku Rafi'an Siak, Bantah Suruh Pasien Pulang Setelah di USG

Doni Ruby Saputra

Rabu, 10 Agustus 2016 08:42:15 WIB
Cetak
RSUD Tengku Rafi'an Siak, Bantah Suruh Pasien Pulang Setelah di USG
RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak

PELITARIAU, Siak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak Senin (08/08/2016) bantah suruh  pulang pasien yang mengandung anak pertama setelah diketahui meninggal dunia dalam kandungan sang ibu dari pasangan suami istri (Pasutri) Anton (30) dan Royani (23) warga benayah Kecamatan Pusako Kabupaten Siak.

 

 

Sebelumnya Direktur RSUD Ulfa Hanum didampingi Dokter Hendri Adi Kepada Pelitariau.com membenarkan kalo pasien atas nama Royani  adalah kliyen nya, dan juga sering memeriksakan kandungan di Klinik milik Dr Hendri Adi.  Dr Hendri juga telah melihak tanda-tanda dari pada tanggal 2 Agustus lalu, ia menyarankan kepada pihak keluarga agar melakukan Ultrasonograrfi (Usg).

 

 

 

“Sekitar Tanggal 2 sudah tanda-tanda dan pendarahan  kita meminta pasien untuk lakukan Usg, namun dari keluarga pasien menolaknya. Kemudian pada tanggal  6 kita Usg  di Klinik saya ternyata sudah meninggal. Saya tidak ada menyuruh pasien pulang, justru saya memberikan pilihan kepada sang pasien untuk di rujuk ke RS Kota Pekanbaru atau dilakukan di RS Tengku Rafi'an ini, tapi mereka menolaknya,”kata Hendri sembari menjelaskan.

 

Hendri juga menambahkan, jika janin dalam kandungan sudah meninggal tidak harus langsung di operasi, karena ada katagori Emergency dan Elektif. Jika memang Emergency berarti harus dilakukan operasi  karena kondisi ibu yang  memang melemah, namun apabila Elektif kita bisa menunggu untuk melahirkan secara normal,”terang Hendri.

 

"Untuk pasien saya atas nama Royani pagi ini kita lakukan operasi, setelah genset diuji terlebih dahulu jika memang tidak ada yang mati-mati selama dua jam ini, maka operasi akan kita lakukan,"ungkapnya.

 

 

 

Mengenai listrik Hendri menegaskan bahwa, dengan kondisi listrik yang sering mati sehingga menjadi kendala untuk melakukan operasi. Untuk itu pihaknya menyawa satu mesin Genset untuk mengoperasikan ruang bedah RS bertenaga 500 KVA. Untuk menambah tenaga mesin pembangkit listrik yang dimiliki RS dengan dengan kekuatan 500 KVA dan 100 KVA.

 

”karena kondisi listrik yang seperti ini sering mati, kita menyawa satu mesin Genset, selain itu kita juga sudah menyurati pihak PLN sebelum terjadinya pemadaman. Apapun alasannya agar jangan memadamkan listrik, jika terjadi pemadaman maka akan menjadi kendala untuk melakukan operasi terhadap pasien,” Tungkasnya.

 

Pada pemberitaan sebelumnya, Anton dan Royani warga Benayah Kecamatan Pusako Kabupaten Siak. Pasalnya, pasien yang mengandung anak pertama didalam kandungan anaknya diketahui meninggal dunia setelah dilakukan Ultrasonograrfi (Usg) di Rumah Sakit (RS) Tengku Rafian Siak pada Minggu (7/8).

Anton bersama Royani menerima dengan iklas atas kepergian sang buahati, namun Anton bersama keluarga tidak terima dengan pelayanan RS Tengku Rafian Siak berbagai alasan untuk tidak menangani pasien lebih lanjut, alasan kelasik yang membuatnya kecewa adalah mesin genset rumah sakit rusak.

Setelah melakukan Usg, Dokter Hendri yang melakukan pemriksaan terhadap pasien menyuruh pasien pulang dengan alasan mesin genset pambangkit listrik RS Tengku Rafian Siak masih dalam perbaikan sehingga tidak bisa melayani pasien lebih lanjut.

Tidak hanya itu saja, Dokter Hendri dikeluhkan pasien sempat mengatakan, kalau asien kondisinya masih kuat dan bisa menunggu esok hari untuk penanganan lebih lanjut kemudian disuruh bawa pulang, "Kemarin kita lakukan Usg ternyata bayinya sudah meninggal, mau dilakukan operasi, mesin pembangkit listrik masih dalam perbaikan, namun begitu kata dokter istri saya masih sehat dan kuat sehingga Dokter yang menanganinya menyuruh bawa pulang," kata Anton.****drs



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Sindikat

Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:44:30 WIB

PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.

Sindikat

Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan

Ahad, 28 Juni 2026 - 13:19:08 WIB

PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.

Sindikat

Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:01:17 WIB

PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.

Sindikat

Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:46:24 WIB

PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.

Sindikat

Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam

Ahad, 14 Juni 2026 - 16:38:42 WIB

PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .

Sindikat

Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27:14 WIB

PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.

Terkini

  • +INDEX
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
03 Juli 2026
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
03 Juli 2026
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 4 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 5 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 6 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 7 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved