• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1108 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2382 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2751 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5305 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2432 Kali

  • Home
  • Sindikat
  • Indragiri Hulu

Penegak Hukum Diminta Lakukan Pengungkapan

Indikasi Kejahatan Ekonomi, Harga TBS Petani Inhu Terjun ke Rp 450 Per-Kg

Redaksi

Rabu, 02 September 2015 02:41:00 WIB
Cetak
Indikasi Kejahatan Ekonomi, Harga TBS Petani Inhu Terjun ke Rp 450 Per-Kg
Petani kelapa sawit di Inhu saat sedang melakukan panen TBS di kebun pribadinya

PELITARIAU, Rengat - Sejak 3 bulan terakhir harga Tanda Buah Segar (TBS) Kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kian terjun, dari harga Rp 1400 per-Kg, saat ini sudah mencapai 450 per-Kg. bahkan pekan kemarin harga TBS milik petani kelapa sawit mencapai Rp250 hingga 350 per- Kg.

Untuk mengatur harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Inhu, dinas Perkebunan Inhu sudah mensosialisasikan harga TBS kelapa sawit yang sudah di tetepapkan oleh pemerintah. ketetapan harga TBS kelapa sawit per-Kg yang ditetapkan Pemerintah sepertinya tidak berjalan.

Sesuai dengan surat penetapan harga TBS kelapa sawit di Riau no 34 priode 02 sampai dengan 08 September 2015 oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang di teruskan ke Kabupaten-kota di Riau tidak berjalan. Dimana harga TBS Kelapa sawit tahun tanah 10 tahun sampai dengan 20 tahun Rp 1104 per-Kg sedangkan terendah harga TBS tahun tanam pohon kelapa sawit 3 tahun Rp 747 per-kg.

Kepala dinas Perkebunan Kabupaten Inhu Ir Hendrizal Msi dikonfirmasi pelitariau.com Rabu (2/9) menegaskan, kalau pihanya sudah melakukan rapat kerja terkait tidak bisa diterapkan harga TBS dilapangan. "Kemarin kita sudah rapat bersama Disperindag dan petani yang diwakili oleh pengurus Apkasindo Inhu," jelas Hendrizal seraya mengatakan kalau harga  Crude Palm Oil (CPO) masih berkisar Rp 5 253, 01 per-karnel.

Hendrizal juga menjelaskan, kalau penetapan harga TBS sesuai tahun tanam yang dilakukan oleh pemerintah tidak sepihak, dimana Dinas Perkebunan Provinsi menetapkan harga TBS bersama dengan Pengusaha perkebunan kepala sawit, Petani kelapa sawit Apkasindo dan Dinas Perdaganagan. "Perubahan harga yang ditetapkan pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perkebunan dilakukan setiap satu minggu sekali," jelasnya.

PKS Beli Harga TBS Paling Tinggi Rp 730

Setelah dilakukan pengumpulan TBS kelapa sawit kemudian di jual kembali kepada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berfariasi, mulai dari harga Rp 720 sampai dengan Rp 790. sedangkan harga TBS milik petani dibeli oleh pengumpul TBS saat ini berkisar Rp 450 sampai dengan Rp 550.

Dengan kondisi bervariasinya harga TBS petani kelapa sawit, banyak petani yang mengeluh dan mengeluarkan berbagai pendapat, termasuk kalau permainan harga TBS kelapa sawit milik petani sudah termasuk dalam kejahatan ekonomi. Kejahatan ekonomi adalah tindak pidana yang harus di usut tuntas oleh penegak hukum Polisi dan Kejaksaan.

Seperti yang dikatakan yang dikatakan petani kelapa sawit di Kecamatan Rengatbarat kabupaten Inhu Bidiman (45) dirinya kecewa dengan sikap pemerintah yang tidak mengawal ketetapan harga TBS kelapa sawit yang sudah di sepakati. "Kami berharap penegak hukum, Polisi dan Jaksa bisa mengungkap kasus kejahatan ekonomi ini," harap Budiman.

Minggu ini katanya, TBS hasil pekerbunan kelapa sawit miliknya dihargai Rp 450 per-Kg. dengan kondisi jatuhnya harga TBS tersebut membuat petani tidak bisa merawat secara maksimal perbunan kelapa sawitnya. "Hasil jual TBS tidak cukup untuk beli pupuk, kerja memanen TBS juga pakai upah, kalau kerja sendiri tidak mampu," jelasnya.

Alasan Harga TBS Anjlok Tamasuk Akal

Pengumpul TBS Kelapa sawit di Kabupaten Inhu merugi, semula TBS yang dibeli dengan harga mahal tiba-tiba terjadi perbuhan harga di PKS, dengan perubahan harga TBS yang kian merosot dinilai tidak masuk akal. Bahkan dilapangan berbagai alasan muncul dengan harga TBS kela asawit di Inhu diantaranya, CPO asal Indonesia tidak laku, Rupiah Anjlok, masalah perayaan 17 Agustus, serta adanya kegiatan Pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Seperti yang dikatakan pengumpul atau Agen TBS Kelapa sawit di Pematangreba Kecamatan Rengatbarat Dodi Lesmana (34) menjelaskan, kalau dirinya sudah menekuni usaha beli dan jual TBS kela asawit sejak 2 tahun terakhir. turunya harga TBS di PKS mencapai Rp 720 per-Kg tidak masuk akal. "Saya tak tau pasti PKS menurunkan harga TBS, yang jelas kata kawan-kawan TBS turun karena nilai rupiah turun, CPO tak laku dan sedang Pilkada," jelasnya.

Dodi menjelaskan, dirinya saat ini membeli TBS milik petani kelapa sawit dengan harga bervariasi berkisar Rp 500 hingga Rp 550 per-Kg, pekan kemarin dirinya sempat membeli harga TBS milik petani berkisaran Rp 450 per-Kg. "Sebulan sebelum puasa saya beli TBS petani Rp 1400 per-Kg," jelas Dodi.

Lebih jauh dijelaskan Dodi Walaupun harga TBS petani anjlok, petani yang sama tetap menjual TBS kelapa sawit kepada dirinya setiap 2 minggu. dalam sebulan saja 300 Ton TBS berhasil dikumpulkan dari petani lokal dan dijual setiap hari kepada PKS. "PKS merubah harga setiap hari, PKS yang satu dengan PKS yang lain tidak sama dalam harga membeli TBS kelapa sawit," jelas Dodi.**Zp



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Sindikat

Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:44:30 WIB

PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.

Sindikat

Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan

Ahad, 28 Juni 2026 - 13:19:08 WIB

PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.

Sindikat

Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:01:17 WIB

PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.

Sindikat

Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:46:24 WIB

PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.

Sindikat

Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam

Ahad, 14 Juni 2026 - 16:38:42 WIB

PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .

Sindikat

Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27:14 WIB

PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.

Terkini

  • +INDEX
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
03 Juli 2026
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
03 Juli 2026
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
03 Juli 2026
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
03 Juli 2026
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
03 Juli 2026
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
  • 2 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 3 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 4 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 5 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 6 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 7 Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved