• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1108 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2381 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2750 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5304 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2431 Kali

  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Indragiri Hulu

Bulog Pasarkan 260 Ribu Ton Gula Impor Dibandrol Rp12.500/kg

Rio Ahmad

Ahad, 04 September 2016 06:02:43 WIB
Cetak
Bulog Pasarkan 260 Ribu Ton Gula Impor Dibandrol Rp12.500/kg
dok

PELITARIAU, Jakarta - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) bersiap mendistribusikan gula mentah impor sebanyak 260 ribu ton ke pasar pada akhir September. Gula impor tersebut akan dibanderol Rp12.500 per kg, lebih rendah dari harga rerata gula nasional yang sekitar Rp15 ribu per kg.

"Akhir September ini akan masuk, sebenarnya importasi ini izinnya ke pabrik gula rafinasi tapi karena kita tidak punya pabrik gula rafinasi. Jadi, kami yang tampung, termasuk penjualannya," jelas Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu di kantornya, Jumat (2/9).

Wahyu menjelaskan gula impor yang akan masuk tersebut berasal dari Brazil dan Australia.

Kementerian Perdagangan (Kemendag), menurut Wahyu, pekan ini menerbitkan izin impor gula mentah sebanyak 260 ribu ton yang dapat dijual dengan harga rendah sebagai upaya stabilisasi harga gula di dalam negeri.

Berdasarkan Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag pada Jumat (2/9), harga gula pasir secara nasional masih dikisaran Rp15.000 per kg. Untuk itu, kehadiran gula mentah impor, diharapkan dapat menekan harga gula nasional hingga mencapai angka Rp12.500 per kg.

Di sisi lain, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengungkapkan, langkah impor gula mentah yang diambil pemerintah dilakukan pada waktu yang kurang tepat.

"Impor tidak bisa dihindari, sayangnya waktunya kurang tepat. Kalau gula tersebut masuk di bulan ini maka akan merugikan petani karena hasil panen masih ada dan harga akan tertekan," kata Dwi Andreas kepada CNNIndonesia.com.

Menurut Dwi Andreas, seharusnya pemerintah dapat merancang waktu impor gula masuk antara bulan Mei sampai Juli sebelum panen atau sekitar Juni sampai Agustus saat pasokan gula mulai menipis di tangan pedagang.

Swasembada Masih Jauh

Jangankan berharap untuk swasembada komoditas gula, Dwi Andreas memperkirakan pasokan gula nasional justru menurun pada tahun ini.

"Tahun ini produksi gula kemungkinan turun 0,4 juta ton, ini membuat impor tak bisa dihindari," katanya.

Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat segera membenahi produktivitas industri gula untuk mencukupi kebutuhan konsumsi gula masyarakat hingga akhirnya bisa mengejar swasembada.

Adapun kendala klasik untuk memaksimalkan produktivitas komoditas gula, menurut Dwi, karena persoalan keterbatasan lahan dan regenerasi pabrik gula.

"Kalau kita ingin swasembada, menurut perhitungan saya, kita perlu lahan tambahan sekitar 730 ribu hektare (ha). Pabrik gula juga sudah tua," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga menyebutkan bahwa untuk meningkatkan produktivitas komoditas gula, pemerintah perlu menyiapkan lahan seluas 286 ribu ha untuk mendirikan pabrik baru.

Selain itu, pemerintah juga membutuhkan lahan seluas 490 ribu ha untuk membuat pabrik gula eksisting dan 380 ribu ha untuk mendirikan pabrik gula rafinas.***(prc)



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Ekonomi & Bisnis

Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita

Ahad, 07 Juni 2026 - 10:31:24 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.

Ekonomi & Bisnis

Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:12:28 WIB

PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.

Ekonomi & Bisnis

Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:17:14 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.

Ekonomi & Bisnis

Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan

Senin, 18 Mei 2026 - 17:22:32 WIB

PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.

Ekonomi & Bisnis

Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:31:06 WIB

PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.

Ekonomi & Bisnis

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:19:02 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.

Terkini

  • +INDEX
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
03 Juli 2026
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
03 Juli 2026
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
03 Juli 2026
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
03 Juli 2026
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
03 Juli 2026
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
  • 2 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 3 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 4 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 5 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 6 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 7 Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved