Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Penerapan Full Day School Sulit Dilaksanakan di Daerah Pedalaman
PELITARIAU, Jakarta – Masih banyaknya daerah pedalaman diwilayah Indonesia membuat pihak sekolah gusar terhadap program full day school. Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Idham Khalid, mengatakan wacana program sekolah sehari penuh atau full day school untuk tingkat SD dan SMP akan sulit diterapkan di wilayah pedalaman.
"Kita perlu melihat kondisi sekolah di daerah terpencil masih banyak sarana yang belum memadai, jadi akan sulit diterapkan," ucap Idham, sebagaimana dimuat Antara, Senin (15/8/2016).
Idham menilai masih banyak gedung sekolah di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang membutuhkan perbaikan dan penambahan ruang kelas. Selain itu, sumber daya guru juga perlu ditingkatkan.
"Sertifikasi guru juga nantinya diperlukan, akan ada syarat-syarat untuk guru di sekolah yang menerapkan sekolah sehari penuh, namun masih proses perencanaan dan menunggu instruksi dari Kemdikbud," sebutnya.
Idham menegaskan, wacana sekolah sehari penuh perlu memerhatikan sarana yang dapat diberikan sekolah kepada siswa. "Tidak mungkin diterapkan kalau sarananya saja masih kurang. Karena itu, kami (Dikpora Lombok Tengah) akan mengusulkan kepada Kemdikbud apa saja yang dibutuhkan dan masih menjadi kekurangan sekolah," ujarnya.
Idham menjelaskan, jika memang diterapkan, Dikpora akan berdiskusi lebih lanjut dengan pihak sekolah yang ada di Lombok Tengah.
"Saat ini di Lombok Tengah belum ada sekolah yang menerapkan sistem sekolah sehari penuh seperti beberapa sekolah di Depok dan Jakarta. Kami masih menunggu keputusan dari Kemdikbud. Kalau jadi diterapkan, kami akan berdiskusi dengan kepala sekolah, PGRI, dan perwakilan sekolah yang ada di Lombok Tengah," tukasnya.*** (prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








