• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 944 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2084 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2431 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5002 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2289 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Rokan Hilir

2017 Festival RBT Kebanggaan Rohil Tampil Dalam Pameran TMII Jakarta

Jarmain

Senin, 15 Agustus 2016 12:29:55 WIB
Cetak
2017 Festival RBT Kebanggaan Rohil Tampil Dalam Pameran TMII Jakarta
Tiang tumbang kelaut, Rezeki melimpah, itu ritual kepercayaan warga tionghoa yang ada di Rohil mempercayai ritual bakar tongkang
PELITARIAU.com - Festival Ritual Bakar Tongkang (RBT) dan Pameran Produk Lokal yang berasal dari Kabupaten Rokan hilir (Rohil) akan diikutsertakan dalam pameran yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2017 mendatang.
 
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Kementrian Pariwisata RI melalui pesan yang disampaikan oleh TNI Perwira Penghubung (Pabung) perwakilan Jakarta-Riau. Karena itu, Bupati Rohil meminta Plt Sekda untuk secepatnya melakukan rapat pembentukan panitia agar festival RBT di TMII ini berjalan dengan sukses.
 
"Kumpulkan seluruh SKPD dan lakukan pembentukan panitia. Selain itu, produk-produk lokal seperti kacang pukul, udang pukul, kerupuk udang dan kerajinan tangan Rohil lainnya juga harus ikut dipamerkan di TMII," pintanya.
 
Badan Penghubung Perwakilan Pemkab Rohil Jakarta-Riau telah menjumpai dirinya dan menyampaikan pesan dari Kementrian Pariwisata agar Rohil di tahun 2017 mendatang bisa tampil kembali mengikuti festival RBT di TMII.
 
"Jadi supaya moment berharga ini tidak hilang, maka mengalokasikan anggarannya di APBD 2017 mendatang," ujar Bupati Rohil H Suyatno.
 
Ditambahkannya,acara ritaul bakar tongkang dianggap sukses sehingga menarik perhatian masyarakat luas bahkan sampai ke manca negara. Jadi ini merupakan momen yang sangat tepat untuk terus mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Rokan Hilir.
 
"Kegiatan RBT banyak mendapatkan pujian, salah satunya berasal dari managemen TMII itu sendiri. Karena pihak managemen pada waktu ini menilai ritual bakar tongkang ini mampu menyedot perhatian yang cukup besar," pungkas Suyatno. **
 
 
Sejarah Bakar Tongkang Rohil
 
PELITARIAU.com - Salah satu kota bersejarah di Provinsi Riau adalah Bagan Siapiapi dengan budaya ritual bakar tongkang yang setiap tahunnya dilakukan oleh masyarakat etnis Tionghoa. Ritual ini satu-satunya di dunia dan hanya ada disini dan menjadi ivent nasional serta menjadi wisata yang khas dari Kabupaten Rohil, Riau.
 
Asal mula ritual bakar tongkang, berawal dari berangkatnya beberapa keluarga dari daratan China untuk mencari tempat kehidupan yang baru. Pada saat itu beberapa keluarga ini merantau dengan mengunakan kapal kayu dan sampailah mereka disuatu tempat (Bagan) lalu mereka melihat adanya cahaya dan kemudian tanpa berfikir panjang, mereka langsung bergegas menuju asal cahaya tersebut yang ternyata adalah kumpulan kunang-kunang (binatang bercahaya saat malam hari) di atas tempat penampungan ikan (Bagan).
 
Setelah beberapa lama berada di tempat tersebut, para perantau asal China ini merasa bahwa tempat itu adalah tempat yang sangat nyaman bagi mereka tinggali.Sehingga para perantau membakar kapal mereka sebagai tradisi atau simbol tidak akan kembali serta sebagai bentuk sesajen atau ritual bagi dewa mereka yang telah memberikan tempat kehidupan baru.
 
Sampai saat ini, ritual tersebut tetap mereka laksanakan sebagai mengenang nenek moyang mereka yang telah membawa mereka ke daerah ini (Bagansiapiapi). Setiap tahunya, ribuan masyarakat etnis Tionghoa berbondong-bondong mengikuti acara bakar tongkang. Tak heran, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Tionghoa, karena bagi mereka bisa memberikan suatu petunjuk bagi mereka soal mencari rezeki ke depanya selama satu tahun.
 
Setiap ritual Bakar Tongkang digelar, Kota Bagansiapiapi akan dipenuhi ribuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Sebagian besarnya didominasi masyarakat Tionghoa. Berbagai ritual mewarnai salah satu event budaya yang digelar setahun sekali ini.
 
Menjelang event Bakar Tongkang Kota Bagan Siapiapi, Rokan Hilir berubah meriah. Berbagai ornamen khas Tionghoa menghiasi sepanjang jalan, terutama di Jalan Perniagaan yang didiami banyak warga Tionghoa.
 
Selain masyarakat Tionghoa setempat, ribuan warga Tionghoa yang berada di berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, biasanya punya tradisi untuk pulang kampung. Mereka tak ingin melewatkan kesempatan langka menyaksikan ritual Bakar Tongkang.
 
Bakar Tongkang telah masuk dalam kalender pariwisata Nasional. Bagi etnis Tionghoa Bagansiapiapi, Bakar Tongkang atau yang dikenal dengan Sio Ong Cuon meruapakan puncak kemeriahan yang dilakukan secara besar-besaran. **
 
 
Iven Bakar Tongkang Sukses 2016
 
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Rohil berkeinginan Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, terkenal ke seluruh pelosok dunia. Untuk itu, iven Bakar Tongkang yang sudah dikemas secara bagus telah sukses dilaksanakan tahun 2016 pada Bulan JUni lalau dengan dihadiri tiga menteri.
 
"Ya, sesuai agenda yang kita susun, iven bakar tongkang tahun dihadiri tiga menteri. Maka, Acara ini sebagai salah satu untuk mempromosikan dunia pariwisata di Rohil," ungkap Kepala Disbudparpora Rohil, H Zulkanain Nur.
 
Selain para menteri yang menghadiri iven bakar tongkang tersebut, juga dihadiri tamu-tamu luar negeri maupun dalam negeri bakal hadir. Dimana kegiatan bakar tongkang tersebut dihadiri tamu dari negera tetangga Malaysia, Singapura, Australia dan Republik Rakyat Cina (RRC).
 
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. tamu yang hadir pada acara bakar tongkang Juni lalau mencapai puluhan ribu jiwa tumpah di Kota Bagansiapi-api. 
 
Pada pelaksanaan iven bakar tongkang tersebut, tidak adanya kamar-kamar hotel hingga wisma kosong, semuanya terpakai oleh pengunjung pariwisata. Termasuk rumah-rumah penduduk ramai diboking para tamu yang datang ke Bagansiapiapi.
 
Pemkab berharap, momen yang bakar tongkang dapat mendatangkan para investor masuk ke Rohil. Karena, wilayah Rohil memiliki potensi yang dinilai begitu besar, salah satunya potensi pariwisata, satu dianytaranya adalah wisata Pulau Jemur. **
 
Tiang Tongkang Tumbang Kelaut "Rezeki Berlimpah" 
 
Ritual bakar tongkang atau dikenal dengan perayaan HUT dewa laut "Ki Hu Ong Ya" menjadi tradisi masyarakat etnis Tionghua Bagan Siapiapi kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Dalam ritual kali ini tiang kapal tongkang terlihat jatuh mengarah kelaut, dipercaya rezeki lebih banyak di laut.
 
Prosesi pembakaran replika kapal tongkang dihadiri Bupati Rohil H Suyatno, Wakil Bupati, Jamiludin, Danrem 031 Wirabima, Brigjen Nurendi, Kejari Rohil, Bima Suprayoga, Anggota DPRD Riau, Siswaja Muljadi, Wakil Ketua DPRD Rohil, Suyadi, di lokasi bakar tongkang, Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, Rohil.
 
"Pada ritual bakar tongkang tahun 2016 atau tahun monyet api, dipercaya masyarakat etnis tionghua sebagai arah keberuntungan dalam memperoleh rezeki bahwa peruntungannya lebih banyak di air,"kata anggata DPRD Riau dapil Rohil, Siswaja Mulyadi.
 
"Artinya, sektor mata pencaharian melaut bagi nelayan lebih besar. Selain itu, Masyarakat Tionghua juga mempercayai bahwa melestarikan budaya leluhur dapat mempererat tali silaturahmi,"ucap Siswaja Mulyadi yang akrap di sapa Aseng ini.
 
Dari awal ritual dilaksanakan, Senin (21/6/2016) kemarin, replika kapal tongkang yang sudah berada seharian di Klenteng Ing Hok King mulai diarak ribuan masyarakat etnis Tionghua Bagansiapiapi menuju kelokasi pembakaran, dan dipercaya beberapa dewa ikut mengiringi arak-arakan kapal.
 
Hingga dilokasi, Replika Kapal Tongkang diletakan diatas ribu tumpukan kertas sembahyang, kemudian para tokoh dan pejabat pemerintah daerah naik diatas replika kapal untuk memberikan ucapan selamat.l, hingga selanjutnya kapal mulai dibakar.
 
Menurut sejarah, agenda ritual Bakar Tongkang ini sudah dilaksanakan secara turun temurun sejak tahun 1825 Masehi, sejalan dengan berdirinya Kelenteng Ing Hok King di Bagansiapiapi. Pelaksanaan ritual ini mulai dimeriahkan  semenjak terputusnya era orde baru, Tahun 1998.
 
Bukan tanggung kegiatan ritual ini dihadiri dan disaksikan ribuan pengunjung dari berbagai manca negara, sehingga ikon wisata tahunan ini dikenal hingga ke manca negara. Tradisi dan kepercayaan masyarakat Tionghoa Bagan Siapiapi ini tetap dipertahankan.
 
Bahkan, upacara prosesi ritual bakar tongkang tersebut hanya dilakukan pada bulan kelima penanggalan Imlek tanggal 16 disebut Go Gwee Cap Lak tersebut.** ADv/Jar



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Sat Lantas Polres Inhu Perkuat Pelayanan Prima dan Siap Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:51:02 WIB

PELITARIAU, INDRAGIRI HULU – Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hulu memperku.

Riau Raya

Salam Perpisahan di Lapangan Apel: Dirlantas Polda Riau Iringi Langkah Purnabakti AKP Darmainil dan AKP Jalinus

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:35:11 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai pelaksana.

Riau Raya

Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung Untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kamis, 04 Juni 2026 - 08:18:35 WIB

PELITARIAU,Meranti - Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasemb.

Riau Raya

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus Pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas

Rabu, 03 Juni 2026 - 20:45:34 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Ope.

Riau Raya

MAN 1 Indragiri Hilir: Meniti Prestasi, Membangun Masa Depan Gemilang

Rabu, 03 Juni 2026 - 20:24:06 WIB

PELITARIAU, INDRAGIRI HILIR – Semangat juara terus terpancar dari koridor MAN .

Riau Raya

Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti

Rabu, 03 Juni 2026 - 17:29:31 WIB

PELITARIAU,Pekanbaru - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulaua.

Terkini

  • +INDEX
Sat Lantas Polres Inhu Perkuat Pelayanan Prima dan Siap Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
04 Juni 2026
Salam Perpisahan di Lapangan Apel: Dirlantas Polda Riau Iringi Langkah Purnabakti AKP Darmainil dan AKP Jalinus
04 Juni 2026
Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung Untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan
04 Juni 2026
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus Pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas
03 Juni 2026
MAN 1 Indragiri Hilir: Meniti Prestasi, Membangun Masa Depan Gemilang
03 Juni 2026
Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti
03 Juni 2026
Meranti dan Johor Bahru Jajaki Kerja Sama Dagang, Sagu Hingga Kopi Liberika Siap Tembus Pasar Malaysia
03 Juni 2026
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
03 Juni 2026
Polsek Rangsang Serahkan Tali Asih Untuk Rumah Qur’an Al-Qudsi di Tanjung Samak
03 Juni 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tempuling dan BUMDes Rahmat Tanam Jagung Kuartal II 2026 di Teluk Kiambang
03 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti
  • 2 Meranti dan Johor Bahru Jajaki Kerja Sama Dagang, Sagu Hingga Kopi Liberika Siap Tembus Pasar Malaysia
  • 3 Dukung Asta Cita, Polsek Kempas Monitoring Program Ketahanan Pangan Ternak Sapi di Desa Sungai Ara
  • 4 Wabup Muzamil Turun Tangan, PLN Tambah Pembangkit Baru Atasi Pemadaman di Meranti
  • 5 Meranti Tetapkan 64 Peserta Untuk Kafilah MTQ Riau 2026
  • 6 TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli Antipremanisme, Kamtibmas Tetap Kondusif
  • 7 Wabup Muzamil: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Kompas Indonesia Hadapi Tantangan Global

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved