• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2380 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Tokoh
  • Indragiri Hulu

Mengapa Sri Mulyani Mundur dari Bank Dunia, Serta Terima Tawaran Jokowi sebagai Menkeu

Rio Ahmad

Jumat, 29 Juli 2016 18:02:34 WIB
Cetak
Mengapa Sri Mulyani Mundur dari Bank Dunia, Serta Terima Tawaran Jokowi sebagai Menkeu
Sri Mulyani

PELITARIAU, Jakarta - Nama Sri Mulyani Indrawati kembali muncul dalam konstelasi politik pemerintahan Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Kepada wartawan usai pelantikan 12 Menteri Negara Kabinet Kerja dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Istana Negara Jakarta Rabu (27/7) sore, Sri Mulyani mengapresiasi penunjukan dirinya sebagai menteri keuangan oleh Presiden Jokowi. Sri Mulyani juga menyatakan siap bekerjasama dengan para menteri di Kabinet Kerja.

"Saya merasa terhormat, diminta kembali oleh Bapak Presiden untuk bisa bekerjasama, bersama para menteri kabinet yang lain. Untuk bisa menjalankan di sisa masa kabinet ini. Semoga itu bisa dicapai," tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan, Presiden Jokowi secara khusus meminta dirinya untuk memperkuat tim ekonomi, khususnya dari sisi fiskal atau penganggaran. Lebih lanjut Sri Mulyani berharap bisa menggunakan seluruh instrumen baik dari sisi anggaran, kebijakan untuk mendukung kegiatan ekonomi. Jika hal itu bisa dilakukan, menurut Sri Mulyani, perekonomian Indonesia dapat bertahan dari tekanan perekonomian global saat ini.

"Dan di sisi lain terus memperkuat pondasi ekonomi kita, apakah dari sisi masyarakat, apakah dari sisi private sector, dan juga dari sisi tata kelola pemerintahan. Saya kira itu pesan yang paling penting yang akan saya perhatikan tentu saja di dalam melihat seluruh aspek dari APBN dan kegiatan dari anggaran, dan kebijakan fiskal yang sudah ditetapkan maupun yang akan kita tetapkan," tambahnya sebagaimana dikutip VOA.

Sri Mulyani menjelaskan, dirinya akan melihat pencapaian kerja dari Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, termasuk kesepakatan kebijakan ekonomi antara pemerintah dengan DPR.

"Tentu saja di dalam mengelola perekonomian, kinerja dalam sisi penciptaan lapangan kerja, dari sisi pengentasan kemiskinan, dari sisi isu-isu yang harus ditangani secara sungguh-sungguh untuk bisa menciptakan pertumbuhan dan kepercayaan dari masyarakat itu akan saya perhatikan," jelasnya.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyatakan sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Ia memastikan sudah ada komunikasi Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dengan Jokowi perihal pengunduran diri Sri Mulyani dari Bank Dunia. Jim Yong Kim juga telah memberitahukan seluruh anggota Board of Directors mengenai keputusannya untuk mundur dan menerima tawaran Presiden Jokowi.

"Tadi malam Presiden Jim Kim telah memberitahukan kepada seluruh 25 Board of Directors mengenai keputusan saya untuk mengundurkan diri dan menerima tawaran dari Presiden Jokowi. Tentu ada banyak reaksi karena saya sedang di tengah-tengah banyak sekali kegiatan Bank Dunia. Namun mereka memahami pentingnya untuk memperkuat perekonomian Indonesia," tutur Sri Mulyani.

Bank Dunia, menurut Sri Mulyani, melihat Indonesia sebagai negara yang diharapkan bisa mencapai dua tujuan yang sesuai tujuan Bank Dunia yaitu mengentaskan kemiskinan dan mengakselerasi proses percepatan pemerataan kesejahteraan terutama kelompok 40 persen terbawah.

Roy Mandey, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, kepada VOA mengapresiasi dipilihnya Sri Mulyani sebagai menteri keuangan oleh Presiden Jokowi.

"Jadi pengalaman beliau untuk membaca situasi ekonomi makro itu yang kita harapkan, secara pengalaman beliau selama di Bank Dunia tentunya. Sehingga bisa mengantisipasi gejolak ekonomi global yang terjadi. Dan bagaimana membuat Indonesia tetap memiliki daya saing dan posisi keuangan yang tetap kuat, tanpa tergantung dan diganggu oleh situasi ekonomi global," ujar Roy.

Sri Mulyani adalah nama yang tidak asing di telinga publik. Kiprahnya dikenal sejak menjabat sebagai Kepala Bappenas pada awal periode pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pertama, kemudian berlanjut sebagai Menteri Keuangan.

Prestasi Sri Mulyani pernah dinobatkan sebagai Menkeu terbaik se-Asia versi Emerging Markets 10 tahun lalu, serta perempuan paling berpengaruh nomor 23 di dunia versi Forbes pada 2008. Sri Mulyani juga menjadi perempuan pertama dan satu-satunya yang menjadi Managing Director dan COO Bank Dunia.

Dalam perjalanan kariera Sri Mulyani, keputusannya sebagai Menkeu semasa pemerintahan SBY-Jusuf Kalla untuk memberikan bailout kepada Bank Century ketika krisis terjadi pada 2008, membuatnya harus diperiksa oleh KPK pada 2013. Nama besar lain yang diperiksa dalam kasus ini adalah Jusuf Kalla dan Boediono (saat kasus Century menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia).*** (prc)



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Tokoh

Fatimah Azzahra Curiga pada Negara

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:01:12 WIB

PELITARIAU.com - Pernah mendengar orasi Fatimah Azz.

Tokoh

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Sabtu, 02 Mei 2026 - 19:13:48 WIB

PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.

Tokoh

Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi

Kamis, 02 Oktober 2025 - 14:23:45 WIB

PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .

Tokoh

Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat

Ahad, 28 September 2025 - 23:18:20 WIB

PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .

Tokoh

Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah

Kamis, 31 Juli 2025 - 21:08:57 WIB

PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .

Tokoh

Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina

Rabu, 09 Juli 2025 - 13:36:37 WIB

PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.

Terkini

  • +INDEX
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 4 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 5 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 6 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
  • 7 Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved