• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2380 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Tokoh
  • Indragiri Hulu

Mengenang Husni Kamil Manik, Kiprah Sang Pengawal Demokrasi Itu Telah Paripurna

Rio Ahmad

Rabu, 13 Juli 2016 19:06:19 WIB
Cetak
Mengenang Husni Kamil Manik, Kiprah Sang Pengawal Demokrasi Itu Telah Paripurna
Husni Kamil Manik

Oleh: Amir Sodikin

Tak ada kabar sakit, tak ada tanda-tanda pula bahwa Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik memiliki gangguan kesehatan. Kabar ini bak petir di siang bolong, mengingat selama ini dia tak pernah mengeluh sakit kepada para koleganya.

Namun, jika Allah SWT sudah berkehendak, Dia bisa saja memanggil cepat salah satu orang terbaik dalam sejarah KPU saat ini.

Kamis (7/7/2016), ia telah berpulang ke haribaan Illahi Rabbi. Orang-orang yang pernah mengenal Husni Kamil Manik tak akan bisa melupakan kiprah lulusan Universitas Andalas ini.

Husni Kamil Manik adalah sosok pimpinan KPU yang memiliki pembawaan tenang, sabar, dan tak pernah terpancing amarah orang lain.

Pembawaan yang tenang ini telah melebur menjadi sebuah aura yang sulit untuk “ditembus” oleh sulutan emosi “provokator” di setiap persidangan atau forum lainnya.

Bersama KPU, berbagai penghargaan telah diraih pria kelahiran Medan, 18 Juli 1975, ini. Misal The Guardian of Democracy 2014 dari Soegeng Sarjadi School of Government, Transparansi dan Akuntabilitas Data Pemilu 2014 dari Lembaga Partnership for Governance Reform (Kemitraan), Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara pemilu dengan peserta terbanyak di dunia, dan Tokoh Publik Pilihan 2014 dari Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Dalam konteks penyelenggaraan pemilu Indonesia yang dianggap rumit dan melibatkan jumlah pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) terbanyak di dunia, tak berlebihan jika Soegeng Sarjadi School of Governent menyebut Husni sebagai “the guardian” atau pengasuh atau pengawal demokrasi 2014.

Di bawah kepemimpinan Husni Kamil Manik, KPU menjadi lembaga yang juga ”rendah hati”, kalem, dan mau mendengar suara berbagai pihak.

Di berbagai rapat maupun persidangan terkait kasus pemilu, Husni dikenal memiliki kepiawaian untuk memadamkan amarah pihak lain dengan cara-cara yang luwes.

Menurut saya, justru cara seperti itulah yang mampu menaikkan kredibilitas KPU sebagai lembaga profesional yang disegani dan dipercaya. Husni dan KPU telah membawa Indonesia sukses melewati Pemilu 2014.

Husni yang juga mantan komisioner KPU Sumatera Barat ini telah terbukti mampu mengawal Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di dunia dari segi jumlah pemilih yang datang ke TPS secara serentak dalam satu hari pemilihan.

Terbesar di dunia, nomor satu di dunia, bukan nomor dua atau nomor tiga dalam hal jumlah pemilih yang datang ke TPS.

Amerika Serikat pun kalah dalam hal jumlah pemilih yang datang ke TPS. Husni pernah membandingkan, jika di Indonesia jumlah pemilih yang datang ke TPS mencapai sekitar 133 juta pemilih, di Amerika Serikat sekitar 131 juta pemilih.

India pun kalah dalam hal keserentakan hari pemilihan karena di India membutuhkan waktu sepekan untuk pemilihan.

Di usianya yang baru 41 tahun, Husni bersama kepemimpinan kolegial komisioner KPU lainnya telah mewariskan banyak hal bagi pemilu di Indonesia.

Di antaranya ada Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih) daring (online) dan juga sistem terbuka data kepemiluan yang bisa diakses publik.

Termasuk terobosan memublikasi sertifikat penghitungan suara (C1) dan penghitungan suara berjenjang yang dipublikasikan daring.

Menurut Husni, pada Pemilu 2014, KPU memberi kontribusi yang baru pertama kali dibangun bangsa ini, yaitu basis data pemilih yang dibangun secara daring dalam Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih). Basis data pemilih inilah sumbangan besar dalam sejarah pemilu Indonesia.

”Catatan dunia internasional, kualitas daftar pemilih kita dianggap unggul. Memang tak akurat 100 persen, tetapi kita mendata 98,5 persen pemilih,” kata Husni, seperti dimuat di harian Kompas.

KPU di bawah Husni juga telah menunjukkan dirinya mau mendengarkan suara publik. Demi mendengarkan suara publik pula, KPU bahkan sampai memutuskan hubungan kerja sama dengan Lembaga Sandi Negara. Padahal, nota kesepahaman KPU-Lemsaneg sudah sempat ditandatangani di hadapan publik.

Langkah itu diambil sebagai upaya untuk menjamin kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu yang transparan dan terbebas dari pengaruh unsur pemerintah. Dampaknya, kepercayaan publik terhadap KPU memang terus menguat.

Contohnya, respons parpol soal laporan dana kampanye. Di luar dugaan, semua parpol memenuhi tenggat pelaporan penerimaan sumbangan dana kampanye pada 27 Desember 2013. Padahal, tahapan kali ini, tak ada sanksi bagi parpol yang tak menyerahkannya.

Peristiwa itu merupakan sinyalemen mulai tumbuhnya kesadaran peserta pemilu dalam membangun kredibilitas. Hal lain yang membuat KPU dianggap kredibel adalah ia memosisikan diri sebagai pelaksana peraturan perundang-undangan.

Rekomendasi Badan Pengawas Pemilu seperti apa pun, biasanya selalu dilaksanakan KPU tanpa protes. Secara aturan, KPU memang wajib menjalankan rekomendasi Bawaslu. Hubungan dengan Bawaslu juga tak tampak ada ketegangan, tak ada isu saling menjegal atau saling mendiskreditkan satu sama lain. 

Di hadapan para wartawan, Husni Kamil Manik berkali-kali menjawab tudingan bahwa pihaknya tidak transparan. Secara logika, jika KPU berusaha tak adil dan menutup-nutupi proses, KPU tak akan mewajibkan jajarannya mengunggah formulir C1, DA1, DB1, dan DC1 di laman KPU.

Para pihak, termasuk aktivis gerakan demokrasi, telah memanfaatkan data terbuka KPU itu untuk berbagai keperluan, terutama pengawalan suara. KPU memang telah transparan soal hasil pemilu sejak di TPS.

Form C1 yang dipindai (scan) dan diunggah di laman web menjadi pembanding hasil rekapitulasi nasional. Hasilnya, data terbuka yang dipublikasikan KPU bisa dimanfaatkan para pihak, seperti di www.kawalpemilu.org untuk pantauan C1. Fenomena warga berbondong-bondong ikut mengawasi pemilu lewat Kawal Pemilu ini unik, hanya terjadi di Indonesia.

Husni mengaku tak punya trik khusus dalam menghadapi para peserta pemilu yang biasanya sering bersikap kritis dan keras.

“Saya kira tidak ada trik khusus. Pelaksanaan setiap tahapan pemilu itu sudah ada aturannya. Dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka, kami memang memberikan kesempatan kepada semua undangan untuk menyampaikan protes, kritik, saran, dan pendapat secara proporsional,” katanya, seperti dikutip dari harian Kompas.

“Yang pasti, tidak ada proses yang tertutup di KPU. Cara-cara yang kami lakukan sebenarnya tidak unik, tapi standar saja dalam manajemen,” lanjut Husni.

Di bawah kepemimpinan Husni, KPU juga tak mau terlibat secara politik dalam pusaran perang opini untuk mengegolkan ide-ide yang diinginkan KPU. Karena itu, jangan harap bisa mendapatkan pernyataan kontroversial yang “layak jual” dari Husni. Komentarnya selalu tenang dan sabar, tak terpancing pertanyaan menjebak yang sifatnya politis.

Sempat ada isu intervensi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap KPU seusai pilpres. Saat itu, Yudhoyono melalui akun Youtube mengunggah percakapan melalui telepon antara dirinya dan Husni.

Dalam video berdurasi tujuh menit, Yudhoyono menyarankan agar Ketua KPU mempertemukan kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Yudhoyono mendengar, telah dibangun opini di sana-sini, misalnya kalau perhitungan KPU memenangkan pasangan mana pun, hal itu dianggap oleh pihak yang dikalahkan itu tidak kredibel.

”Bahkan mengancam akan ada aksi rakyat dan sebagainya,” kata Yudhoyono.

Maka, para wartawan pun berusaha menghubungi Husni. Di luar dugaan, Husni dengan sabar melayani pertanyaan itu dan membenarkan bahwa percakapan tersebut adalah benar antara dirinya dan Presiden. Namun, Husni membantah jika percakapan itu bentuk intervensi presiden kepada KPU.

”Apa yang disampaikan Presiden bersifat saran. Sama seperti saran dari berbagai kalangan di masyarakat yang juga kami tampung,” kata Husni.

Maka, polemik itu langsung selesai. Husni memadamkan polemik secara elegan, tanpa harus kucing-kucingan dengan media massa.

Sebagai salah satu orang tersibuk di Indonesia, saat Pemilu 2014, ia mengomandoi sekitar lima juta penyelenggara pemilu dari pusat hingga tingkat bawah dan bertanggung jawab atas penyelenggaraan Pemilu 2014. Kerja lembur hingga dini hari hampir menjadi ritme harian.

Ia hanya memiliki tiga tips untuk bertahan dari tekanan kerja yang begitu berat.

”Pertama, saya berupaya memelihara shalat lima waktu. Kedua, menyempatkan tidur ketika beban kerja memungkinkan walaupun tidur sambil duduk, dan ketiga, banyak minum air mineral,” kata Husni, seperti dikutip dari harian Kompas.

Di dunia media sosial, Husni juga aktif berkomunikasi dengan warga, terutama melalui Twitter dengan akunnya @husnikamilmanik. Sama seperti karakternya di dunia nyata, Husni juga tampak tak bisa marah meskipun dikritik pedas.

Selamat jalan, Pak Husni. Semoga Allah memberi tempat terbaik di sisi-Nya. Terima kasih telah mengawal demokrasi Indonesia melewati masa-masa kritis. Di bawah sistem yang telah tertata dengan baik, para penerusmu semoga mampu menjadi pengawal-pengawal demokrasi berikutnya.


Biodata Husni Kamil Manik:


♦ Lahir: Medan, 18 Juli 1975

♦ Jabatan: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak 12 April 2012

♦ Pendidikan:

• SDN 04 Kabanjahe, Kab Karo, Sumatera Utara

• MTsN Kabanjahe, Kab Karo, Sumatera Utara• MAN I Medan, Sumatera Utara

• S-1: Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat

• S-2: Pembangunan Wilayah dan Pedesaan Program Pascasarjana Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat

♦Karier:

• Wakil Direktur Lembaga Studi Lingkungan dan Sosial Padang, Sumatera Barat, 2000-2003

• Konsultan Kelembagaan Manajemen Irigasi DHV Nederland, 2001

• Peneliti PSI-SDALP Universitas Andalas, Sumatera Barat, 2001-2002

• Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat, 2003-2008, 2008-2013

♦ Pengalaman Organisasi:

• Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Sumatera Barat, 1996-1999

• Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Andalas, Sumatera Barat, 1997-1998

• Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andalas, 1998-1999

• Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), 2002-2003

• Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Barat, 2008-2013

• Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat, 2010-2015

♦ Keluarga:

• Istri: Endang Mulyani

• Anak: 1. MA Afifuddin Manik 2. Abid WA Manik 3. Nuraisyah H Manik

(Sumber biodata Husni Kamil Manik: Litbang Kompas/DEW, diolah dari laman www.kpu.go.id dan sumber lain)



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Tokoh

Fatimah Azzahra Curiga pada Negara

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:01:12 WIB

PELITARIAU.com - Pernah mendengar orasi Fatimah Azz.

Tokoh

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Sabtu, 02 Mei 2026 - 19:13:48 WIB

PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.

Tokoh

Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi

Kamis, 02 Oktober 2025 - 14:23:45 WIB

PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .

Tokoh

Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat

Ahad, 28 September 2025 - 23:18:20 WIB

PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .

Tokoh

Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah

Kamis, 31 Juli 2025 - 21:08:57 WIB

PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .

Tokoh

Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina

Rabu, 09 Juli 2025 - 13:36:37 WIB

PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.

Terkini

  • +INDEX
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 4 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 5 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 6 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
  • 7 Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved