Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Banjir Pangkalan Surut, Korban Jiwa Longsor Solok Mencapai Tujuh Orang Jiwa
PELITARIAU, Pekanbaru- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat menyebutkan bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat yang merendam daerah ini sejak Minggu (7/2/2016) dinihari kemarin, sudah mulai menunjukan tanda-tanda penurunan debet air pada Selasa, (9/2/2016) dinihari tadi.
Pada Selasa (9/2/2016) pagi, ruas jalan lintas Riau-Sumbar juga telah kembali normal dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, setelah sebelumnya mengalami antrian kendaraan sepanjang 10Km dari arah Riau ke Sumbar, maupun arah sebaliknya.
"Sudah dinyatakan normal kembali arus lalulintas Riau-Sumbar, aSejak pukul 21.00 WIB malam tadi, ruas jalan penghubung Riau-Sumbar di sana juga telah bisa dilewati oleh pengendara. Begitu juga dengan lintas Sumbar-Sumut via Rao juga sudah normal," sebut Kepala BPBD Sumbar, Zulfiatno, Selasa pagi.
Perlu diketahui bahwa daerah terparah akibat banjir dan tanah longsor ini dialami masyarakat di daerah Solok Selatan. Daerah tersebut juga tercatat korban jiwa paling banyak atas musibah tersebut, hingga pagi ini tim masih melakukan evakuasi rumah yang tertimbun longsor.
Dikabarkan tujuh korban jiwa yang tertimbun longsor, sudah lima jasad berhasil diketemukan hingga kini untuk jumlah total seluruhnya masih berjumlah tujuh korban jiwa, lima sudah ditemukan dan dua lainnya masih dalam pencarian.
"Ada enam korban jiwa yang tertimbun longsor, lima diantaranya sudah di evakuasi dan dua lainnya masih dalam tahap pencarian," ujar Zul kepada pelitariau.com, saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2016).
Sedikitnya ada 10 kabupaten di Sumbar yang terdampak langsung bencana banjir dan tanah longsor, namun yang jadi atensi adalah banjir besar di Pangkalan dan bencana longsor di Solok Selatan yang menerjang ribuan rumah di sana, serta memutuskan jalur transportasi.***osp
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .









