Pilihan
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2431 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5002 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2289 Kali
Publikasi DPRD Inhil
DPRD Inhil Sikapi Konflik Lahan Masyarakat Dengan Perusahaan Perkebunan
Logo DPRD dan Pemkab Inhil
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri menyikapi serius permasalahan konflik lahan. Untuk memastikan hak keperdataan masyarakat yang berada di lokasi perusahaan, maka DPRD Inhil menggelar rapat dengar pendapat dengan instansi terkait.
Dalam hearing kemarin tampak Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam didampingi Wakil Ketua Ferryandi, memimpin rapat dengan instansi terkait dan menghadrikan perwakilan masyarakat Parit Sungai Bungus dan Sungai Luar, Dusun Sungai Batang, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra yang lahannya sedang berkonflik dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Indogreen Jaya Abadi (PT IJA) di wilayah tersebut.

Dari Instansi pemerintah daerah tampak hadir seperti Dinas kehutanan (Dishut), Dinas perkebunan (Disbun), badan Lingkungan Hidup (BLH) dan BPPMPD Inhil, Rabu (7/10/15) kemarin.
Foto: Ketua DPRD Inhil Dani M Nusrsalam Memimpin rapat dengar pendapar konflik lahan masyarakat daerah Inhil, hadir saat itu Instansi terkait, perwakilan masyarakat dan manajeman perusahaan yang bersengketa lahan dengan masyarakat
"Permasalahan ini harus disikapi serius oleh pihak terkait, karena aktivitas mereka (perusahaan) di lapangan sudah menimbulkan gangguan dan konflik di tengah masyarakat petani di lapangan," tegas Ketua DPRD Dani M Nursalam.
Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferryandi menyampaikan, selama ini keberadaan perusahaan yang berinvestasi di Inhil menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat. Hal ini menimbulkan konflik serius kedepan, kalau tidak disikapi dengan baik.

Foto: Perwakilan masyarakat Parit Sungai Bungus dan Sungai Luar, Dusun Sungai Batang, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra menyampaikan persoalan lahannya dalam rapat yang di gelar oleh DPRD Inhil
Pernyataan senada disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, Edi Gunawan, aktivitas perusahaan sawit, seperti PT Indogreen Jaya Abadi di Kuindra, bukan hanya telah mengakibatkan kerusakan perkebunan kelapa petani diserang hama monyet dan kumbang.
Foto: Dalam rapat dengar pendapat antara DPRD Inhil dengan masyarakat dan perusahaan perkebunan kelapa sawit, terlihat perwakilan Instansi terkait menyampaikan masukannya dan kepada masing-masing pihak.
“Akibat aktivitas pembukaan kawasan hutan alam telah melakukan tindakan pengrusakan lingkungan serius dan harus diambil tindakan serius," ujar politisi PKB tersebut.**adv/budi
BERITA LAINNYA +INDEKS
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.








