Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Al Azhar: Tidak ada Kata Lain Lagi Selain Pulangkan Mereka
Ketua Umun LAM Riau Al Azhar (int)
PELITARIAU, Pekanbaru- Terkait kerusuhan yang dilakukan oleh tim penyemangat dari Makassar pada Sabtu malam dan minggu malam kemarin, Ketua Umun LAM Riau Al Azhar ikut angkat bicara tentang apa yang tengah terjadi pada Kongres HMI yang Ke XXIX di Riau ini, ia mengatakan bahwa titik permasalahan yang membuat kongres ini seolah rusuh ialah hadirnya "Romli" dalam kongres ini dan iapun mengharapkan agar rombongan liar (romli) ini harus dipulangkan kedaerahnya supaya permasalahan ini tidak berkepanjangan.
Saat ditemui di kantor LAM Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru oleh pelitariau.com, Al Azhar sangat kecewa atas tingkah laku yang di lakukan oleh "romli" ini, namun menurut Al Azhar "romli" dalam pengertian HMI, yang kita lihat di Pekanbaru ini tidak bisa di sebut romli lagi namun sudah disebut dengan "grombolan liar" (bar-bar).
Karena aksi yang sudah dilakukannya, menurut Ketua umum LAM Riau ini, aksi yang mereka lakukan ini sudah sangat terasa meresahkan dan pada tahap meneror masyarakat, ungkapnya ini merupakan hal yang sangat disayangkan dan imbasnya kepada panitia penyelenggara HMI ini.
"Dalam budaya dan adat melayu, tamu itu harus menghargai tuan rumah, jangan mengorang-orang dikampung orang, jangan menghulu-hulu dikampung penghulu, jangan meraja-raja dikampung raja, itu jelas bagi kami, mereka bertamu disini harusnya mereka menjaga itu," ungkap Al Azhar kepada pelitariau.com, Senin (23/11) di Kantor LAM Riau Pekanbaru.
Sambung Al Azhar sikap prangai mereka itu tidak beradat dan tak beradab, kita tidak bisa menerima orang-orang seperti itu dibumi melayu ini apapun alasannya, apakah mereka tidak dilayani dengan mestinya, atau apapun itu karena itu bukanlah suatu alasan pembenar untuk mereka melakukan huru-hara di kampung orang.
Al Azhar meminta kepada Pemerinta Riau bersama aparat keamanan untuk mengusir mereka dari negeri melayu ini karena mereka perusuh, kalau di zaman dahulu itu disebut "Lanun" atau perompak lanun dimana mereka masuk kekampung orang lalu membuat huruhara disitu.
Karena menurut Al Azhar tidak ada hukum manapun didunia ini yang mengizinkan melakukan anarkisme seperti itu baik hukum negara maupun hukum adat yang menjunjung tinggi kesopansantunan.
"Mengapa mereka harus diusir, karena masyarakat Riau pada umunnya yang mengidentifikasi mereka teroris itu cukup mencemaskan, karena nanti akan terjadi perang disini," ujar Ketua Umum LAM ini.***osp
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








