Pilihan
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Membahas Semenanjung Korea
Ketua DPRD Inhu Terima Buku "Reunifikasi Korea" dari Ketua Umum JMSI Pusat
PELITARIAU, Inhu – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu Pradansyah Sinurat, menerima buku berjudul Reunifikasi Korea karya Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, DR Teguh Santosa.
Penyerahan buku yang mengangkat tema geopolitik global itu dilakukan melalui Direktur Lembaga Kerjasama Bisnis dan Advokasi (LKBA) JMSI Pusat, Zulpen Zuhri. Buku tersebut menggunakan gaya penulisan Game Theory yang menarik dan mudah dipahami pembaca dari berbagai kalangan.
"Alhamdulillah, saya bisa langsung mengetahui geopolitik global melalui buku Reunifikasi Korea,” ujar Sabtu Pradansyah Sinurat, yang juga merupakan politisi Partai NasDem, usai menerima buku tersebut.
Buku yang pada sampulnya menampilkan potret Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinamikanya, akan dibaca secara khusus oleh Ketua DPRD Inhu secara tuntas untuk mengetahui secara utuh tentang semenanjung korea.
Menurut ketua DPRD Inhu yang aktab disapa Bang Nurat ni, pembahasan tentang upaya reunifikasi Semenanjung Korea menjadi satu negara kembali merupakan salah satu referensi penting untuk memahami dinamika politik internasional dan dampaknya bagi kawasan regional, termasuk Indonesia.
Buku yang membahas secara spesifik Korea, menjelaskan tentang satu negara yang memiliki budaya dan bahasa yang sama. Namun, setelah Jepang menyerah dalam Perang Dunia II tahun 1945, Semenanjung Korea dibagi dua berdasarkan garis lintang 38 derajat. Bagian utara dikuasai Uni Soviet, sementara bagian selatan berada di bawah pengaruh Amerika Serikat.
Perbedaan ideologi antara komunisme di utara dan demokrasi di selatan menyebabkan pecahnya perang saudara yang dikenal sebagai Perang Korea pada 1950–1953. Perang itu berakhir tanpa perjanjian damai, hanya gencatan senjata, sehingga secara teknis kedua negara masih dalam kondisi perang hingga kini.
Korea Selatan tumbuh menjadi negara demokratis dan maju secara ekonomi, sementara Korea Utara tetap menjadi negara tertutup dengan sistem pemerintahan otoriter dan berbasis militer.
Menurut Ketua DPRD Inhu, buku Reunifikasi Korea penting sebagai referensi untuk memahami dinamika geopolitik global dan bagaimana dampaknya bisa terasa hingga ke tingkat lokal. Sebagai ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat mengapresiasi ketua umum JMSI yang telah menghadirkan karya literasi bermutu tinggi kepada publik dan para pemangku kebijakan.
"Isu global seperti konflik dan perdamaian di Semenanjung Korea mengajarkan pentingnya diplomasi, stabilitas kawasan, dan peran media dalam membangun narasi damai," kata Bang Nurat.
Penyerahan buku ini menjadi bagian dari upaya JMSI memperluas wawasan literasi geopolitik kepada pemangku kebijakan daerah serta insan pers di seluruh Indonesia **prc01
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.









