Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bayar Pengobatan Anak dan Utang, Ibu Rela Jual Semua Organ Tubuhnya
PELITARIAU - Seorang ibu lima anak di India, berupaya menjual semua organ tubuhnya guna memenuhi biaya pengobatan putra-putrinya dan melunasi hutang.
Menyadur Gulf News, Rabu (23/9/2020), Santhi memasang papan bertuliskan 'organ tubuh ibu dijual (termasuk jantung) untuk membayar perawatan medis anak dan lunasi utang', di depan kediamannya pekan lalu.
Perempuan asal negara bagian Kerala ini disebutkan hidup dalam kesulitan dengan tiga anaknya yang mengalami gangguan kesehatan.
Putra tertua Santhi, yang merupakan satu-satunya pencari nafkah keluarga, mengalami kecelakaan pada Juli 2019 lalu dan menjalani operasi otak.
Sementara putra keduanya menderita gangguan jiwa sejak lahir. Adapun putrinya yang berusia 11 tahun mengalami penyakit saraf akibat kecelakaan lalu lintas.
Santhi juga tak memiliki harapan lain ketika putra ketiganya kehilngan pekerjaan akibat pandemi virus corona, dan satu anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.
Perempuan berusia 44 tahun ini mengatakan telah lama tingga di rumah kontrakan. Kondisi keuangannya saat ini buruk sehingga tak dapat membayar biaya sewa.
"Tiga anak saya mengalami komplikasi kesehatan serius dan tidak dapat bekerja," ujar Santhi kepada media lokal.
Selain kondisi anak-anaknya, ia memiliki utang sebesar AED 91.983 atau sekitar Rp 371 juta yang harus segera dilunasi. Santhi mengaku telah berupaya mencari bantuan ke sana ke mari, tapi tak membuahkan hasil.
"Semua orang menolak kami, dan kami tidak bisa terus seperti ini," imbuhnya.
Ibu yang tinggal di daerah Kochi ini menhaku telah ditelantarkan oleh suaminya sejak ia mengandung si bungsu.
Sebelum seperti sekarang, Santhi berprofesi sebagai guru mengemudi. Ia memutuskan untuk berhenti dan tinggal di rumah agar bisa merawat putrinya yang sakit.
Kisah Santhi yang rela menjual semua organnya belakangan menarik perhatian media lokal. Sejak saat itu, ia dipindahkan ke rumah penampungan.
Pemerintah negara bagian berjanji akan membantu perawatan anak-anak Santhi. Pun Menteri Kesehatan Kerala KK Shailaja akan mengupayakan biaya rumah sakit. **prc4
sumber: suara.com
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









