Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Hasilkan Rp400 Juta dari Youtube, UAS Habiskan buat Sumbang Fakir Miskin
PELITARIAU - YOUTUBE, sebuah platform online yang sedang melejit, berhasil menjadi media yang dilirik berbagai kalangan sebagai sumber penghasilan baru dari dunia digital. Banyak artis dan pesohor yang kini aktif sebagai Youtuber dan meraup penghasilan jutaan rupiah dengan membuat konten-konten yang menarik di YouTube.
Media sosial yang khusus menampilkan video ini juga dijadikan salah satu media dakwah, lho. Salah satu tokoh dai kondang yang menggunakan YouTube untuk berdakwah adalah Ustaz Abdul Somad (UAS).
Dai asal Riau yang digemari masyarakat karena keilmuan dan gaya ceramahnya yang menarik ini berhasil mengumpulkan ribuan subscriber di Youtube. Pundi-pundi rupiah dari flatform digital itupun bisa dihasilkan oleh channel Youtube UAS yang memiliki banyak viewers.
Tak tanggung-tanggung, penghasilan UAS dari Channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official itu bahkan mencapai Rp400 juta.
Namun penghasilan dari Youtube tersebut rupanya dimanfaatkan UAS untuk hal yang mulia. Dia memanfaatkannya untuk sedekah kepada fakir miskin.
“Youtube yang baru saya urus sendiri baru setahun ini totalnya dapat sekitar Rp 400 juta, duitnya semuanya habis untuk dibelikan sembako tiap bulan dan dibagikan untuk fakir miskin,” kata UAS, seperti dikutip dari video ceramahnya di acara bersama Forum Komunikasi Advokat Sumatera Utara baru-baru ini di Grand Inna Hotel Medan, Selasa (11/8/2020).
Menurut UAS, dengan menonton ceramahnya lewat channel Youtube, jamaah bukan hanya menuntut ilmu tetapi juga ikut bersedekah.
“Jadi kalau bapak ibu nonton youtube pangajian saya itu sama dengan membeli sembako yang dibagikan ke fakir maskin,” kata UAS. **prc4
sumber: berazam
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.
Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi
PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .
Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat
PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .
Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah
PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .
Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina
PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.









