Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Motor Mau Dijual Orang Tua, Siswa SMP di Rohul Nekat Gantung Diri
PELITARIAU, Rohul - Seorang remaja di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Korban ditemukan tak bernyawa tergantung di kusen pintu dapur rumahnya di perumahan karyawan afdeling carly PT. Eka Dura Indonesia Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu (3/6/2020).
Korban yang masih berusia 16 tahun itu masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Ia merupakan anak dari karyawan PT Eka Dura Indonesia.
Korban ditemukan tak bernyawa oleh kakaknya Nila Sari (24) yang bekerja sebagai OB di PT EDI. Sang kakak yang kebetulan pulang mengambil jeruk nipis terkejut melihat adiknya tergantung dengan dasi di pintu dapur dengan posisi lutut tertekuk, mulut terbuka dengan mengeluarkan air liur.
Melihat kondisi adiknya, Nila menjerit meminta pertolongan warga. Jeritan sang kakak terdengar oleh tetangganya yang segera mendatangi rumah korban dan berusaha memutuskan dasi yang melilit leher dengan menggunakan parang.
Warga segera membawa korban ke klinik untuk dilakukan pertolongan namun Korban sudah tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Mendengar ada informasi dugaan bunuh diri, Personel Polsek Kunto Darussalam yang terdiri dari Unit Reskrim, Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Lama langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Ipda Feri Fadly membenarkan telah terjadi dugaan gantung diri tersebut.
Dari pengakuan teman, sebelum ditemukan meninggal gantung diri, korban pernah bercerita kesal karena orang tuanya ingin menjual motor korban lantaran sering pulang pagi.
"Dari pengakuan teman korban, pagi sekitar pukul 6.30 Wib korban mendatangi rumahnya dan menceritakan kekesalannya lantaran orang tuanya ingin menjual motor karena korban sering pulang pagi," kata Feri.
Tak disangka setelah kembali dari rumah temannya korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di saat rumah kosong karena orang tua dan kakak korban bekerja.
"Personel Polsek Kunto Darussalam sebenarnya sudah berusaha membujuk orang tua korban untuk dilakukan outopsi namun pihak keluarga menolak untuk dilakukannya dan menerima kejadian ini dengan ikhlas," pungkas Paur Humas. **prc4
sumber: cakaplah
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









