Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pasar Global Dihajar Virus Corona, Pengusaha Sawit Pusing Tujuh Keliling
PELITARIAU, Jakarta - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat peningkatan produksi Minyak Kelapa Sawit Mentah (CPO) pada Januari 2020 menjadi 3,48 juta ton selama Desember 2019.
Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono, mengatakan saat produksi naik, ekspor kelapa sawit anjlok hingga 35,6 persen menjadi 2,39 juta ton dibandingkan bulan sebelumnya 3,72 juta ton.
"Penurunan ekspor terjadi pada CPO, PKO, biodiesel. Sementara oleokimia naik 22,9 persen," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (26/3).
Adapun penurunan ekspor terjadi hampir ke semua negara tujuan, yaitu ke China turun 381 ribu ton atau sekitar 57 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara ke Uni Eropa turun 188 ribu ton atau sekitar 30 persen dibanding periode bulan sebelumnya.
Lalu, ke India turun 141 ribu ton 22 persen dibanding periode bulan sebelumnya. Untuk Amerika Serikat turun 129 ribu ton atau sekitar 64 persen dibanding periode sebelumnya.
Sementara ke Bangladesh naik dengan 40 ribu ton 52 persen dibanding periode bulan sebelumnya.
"Penurunan ekspor yang cukup drastis dalam bulan Januari kemungkinan karena masih tersedianya stok di negara-negara importir utama, atau importir menunggu respons pasar terhadap program B30 yang diterapkan Indonesia," ujarnya.
Kondisi tersebut didorong situasi politik ekonomi dunia dan harga minyak bumi yang tidak menentu karena ketidaksepakatan antara OPEC dengan Rusia.
Selain itu, wabah Virus Corona yang melanda di hampir seluruh negara, menyebabkan perlambatan ekonomi global yang berakibat pada penurunan konsumsi minyak nabati.
"Terkait dengan pandemi corona, BNPB mengkhawatirkan Covid-19 di dalam negeri akan berlangsung sampai lebaran, sementara banyak pakar dunia memperkirakan puncak pandemi corona terjadi sekitar Mei-Juni," jelasnya.
Sebagai catatan awal tahun 2020, harga CPO meningkat menjadi rata-rata USD 830 per ton dibandingkan harga rata-rata pada Desember 2019 yaitu USD 787 per ton.
"Konsumsi domestik juga sedikit naik dari 1,45 juta ton menjadi 1,47 juta ton,” kata Mukti.
Harga CPO Berpotensi Tertekan
Situasi penurunan ekonomi hingga beberapa bulan ke depan, dikhawatirkan akan mendorong harga minyak nabati termasuk minyak sawit.
Beberapa bulan lagi akan masuk ke musim kemarau 2020 dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi momok yang menakutkan.
"Pembukaan lahan dengan sistem bakar oleh masyarakat harus dikeluarkan, sementara peraturan perundangan masih memungkinkan untuk pembukaan lahan di bawah 2 hektare," kata Mukti.
Perusahaan perlu memperbaiki kembali terkait dengan pertalian terkait dan menyiapkan fasilitas dan prasarana menyetujui kepemilikan.
"Dengan kontribusi yang baik dan partisipasi lebih dari yang diharapkan masyarakat karhutla tahun 2020 akan dapat dipindahkan bahkan dihindari," katanya. ** prc4
sumber: kumparan.com
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









