Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ketua APEGTI Riau Sinyalir Banyak Gula Rafinasi Beredar!
PELITARIAU, Pekanbaru - Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu (APEGTI) Provinsi Riau Ir Nur Ja'far Marpaung MSc, mensinyalir gula rafinasi banyak beredar di Riau dan sekitarnya. Dan diperjual belikan dengan bebas. Untuk itu didarankan membentuk tim minitoring khusus.
Dijatakan Nzr Ja'far, gula rafinasi adalah gula dengan pemurnian tinggi. dijual bebas di pasar tradisional. Selain dijual murni, ada juga pedagang yang mengoplosnya dengan gula biasa.
"Gula rafinasi tersebut berukuran lebih halus dibanding gula biasa. Bahkan bentuknya cenderung menyerupai tepung, dan bila dicampur relatif sulit diketahui," ungkap Nur Jaf’ar, di Pekanbaru, Sabtu (14/9/2019).
Dikatakannya, berdasarkan pantauan selama ini, distributor lebih suka menjual gula rafinasi atau yang oplosan dikarenakan harganya lebih murah, sekitar Rp5.500-Rp 6.000 per Kg. Sementara harga gula biasa mencapai Rp12.500 per Kg.
*Bahkan ada juga pedagang yang menjual gula rafinasi seharga yang sama dengan gula biasa, sehingga keuntungan yang didapatkan lebih besar," kata Nur Jaf’ar..
Perbuatan yang dilakukan para oknum pengusaha importir ini telah melanggar Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 pasal 7, tentang Perdagangan atau pasal 142 junto pasal 39 UU Nomor 18 Tahun 2012, tentang Pangan dan Pasal 62 UU Nomor 8 tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen. Pelanggaran ini diancaman dengan hukuman lima tahun penjara.
Ir Nur Ja'far Marpaung M.Sc selaku ketua DPP APEGTI Provinsi Riau, menyarankan kepada pihak pemerintah untuk segera membentuk tim monitoring gula rafinasi.
Tim ini dibutuhkan untuk memantau peredaran gula refinasi di Riau. Tim semestinya terdiri dari berbagai pihak dan instansi terkait, karena gula rafinasi tersebut banyak didatangkan dari luar sehingga pintu masuk harus dijaga, baik pelabuhan resmi maupun tidak resmi kata Nur Jaf’ar. ***rls
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bangun Box Culvert , Atasi Banjir Langganan di Sudirman Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, PEKANBARU - Banjir langganan yang kerap melumpuhkan Jalan Jenderal S.
Ditlantas Polda Riau Bersama PUPR Berkolaborasi, Tindak Lanjuti Genangan Air Hujan di Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, PEKANBARU – Respons cepat ditunjukkan Direktorat Lalu Lintas Polda.
Bupati Meranti Perjuangkan Status Jalan Nasional, Usulkan Ruas Strategis dan Jembatan Penghubung ke Kementerian PU
PELITARIAU,Pekanbaru - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan.
Hujan Lebat Guyur Pekanbaru 3 Jam, Dirlantas Polda Riau Turun Langsung Urai Kemacetan di Depan RS Awal Bros
PELITARIAU, Pekanbaru – Hujan deras dengan intensitas sangat lebat yang menggu.
Bupati Asmar Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI, Dorong Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Skema Obligasi Daerah
PELITARIAU,Pekanbaru - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadir.
Tertibkan Tanpa Matikan Usaha, Pemko Pekanbaru Siapkan Lokasi Strategis Untuk PKL
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya.









