Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kades Yasrizon Serahkan Miniatur Makam Nenek Lueh Telingo ke Bupati Sukiman
PELITARIAU, Rohul - Beragam hasil kerajinan tangan inovasi desa ditampilkan dalam kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Kabupaten Rokan Hulu Cluster I tahun 2019 yang dilaksanakan di aula LKA Kecamatan Ujung Batu, Kamis (01/08/2019).
Salah satu hasil kerajinan dari peserta yang menarik perhatian adalah miniatur Makam Nenek Lueh Telingo. Miniatur ini merupakan hasil inovasi dari Rumah Kreatif (RK) Desa Puo Raya ini. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Yasrizon berkesempatan menyerahkan miniatur makam kepada Bupati H Sukiman.
Menurut Kades Yasrizon, ide membuat miniatur makam Nenek Lueh Telingo ini berasal dari pemuda setempat. Makam ini sendiri memang ada terletak di pinggir jalan lintas Puo Raya-Kabun. "Makam ini merupakan sejarah dari salah satu suku yaitu suku Piliang Sindo. Makam ini bisa menjadi sebuah wisata sejarah, jika dikembangkan," kata Yasrizon.
Yasrizon menyebut, bahwa Bursa Inovasi Desa yang ditaja Pemerintah Kabupaten Rohul melalui Inovasi Kabupaten Dinas PMPD sangat bermanfaat, untuk memperkenalkan potensi salah satunya potensi pariwisata yang belum tergali.
"Program yang dilaksanakan di kepemimpinan Bupati H Sukiman sangat bermanfaat bagi desa. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, saya mendukung bupati H Sukiman untuk melanjutkan pemerintahan kedepan," janji Yasrizon.
Menyikapi pengembangan wisata sejarah makam di Puo Raya itu, Bupati Sukiman meminta pihak desa agar berkoordinasi dengan dinas pariwisata Kabupaten. Sehingga, makam itu bisa terkelola menjadi wisata sejarah. "Ya, makam yang banyak menyimpan sejarah ini sangat bagus bila diangkat, sehingga masyarakat banyak tau bahwa Rohul ini kaya akan tempat wisata baik alam, religi dan sejarah," ungkap Bupati.
Sementara perwakilan dari RK Puo Raya, Rio Ariadi menerangkan, selain miniatur makam. Pemuda desa yang tergabung dalam rumah kreatif tersebut mampu membuat miniatur Monas, dan Masjid Islamic Center Pasir pengaraian.
"Ini baru pertama, karena waktunya sangat mendesak kami hanya membuat miniatur seperti makam, rumah adat Kerajaan Rokan, rumah pohon dan Menara Eifel. Kedepan kita akan membuat miniatur monas dan Masjid Agung Islamic Center Rohul, dengan menggunakan bahan lidi sawit," ulasnya. **Syafrudin
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









