Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Hampir Dua Tahun Menderita Penyakit DMD, Deni Pratama Butuh Bantuan dari Pemerintah Meranti
PELITARIAU, Meranti -Tabah dan ekstra sabar. Itulah yang dijalani Ibu Siti Lili Romlah , (37) ibu rumah tangga yang mempunyai Anak satu bernama Deni Pratama (9) Thn. Diketahui deni menderita penyakit Duchene Muscular Distro-py (DMD) sejak Dua tahun belakangan ini kurang perhatian dari pemerintah setempat.
Salah satu warga Desa Alah Air Jalan Pukesmas, Gang Rezki Rt 002/ Rw 006 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupten Meranti, ini didapati Kurangnya perhatian dari pemerintah setempat, dan membutuhkan bantuan dari instasi manapun,
Lili (37) Thn, anaknya mengalami kelainan genetika sehingga sel ototnya tidak berkembang dan mengakibatkan kelumpuhan kaki serta tangan. Penyakit langka itu dikenal dengan sebutan Duchene Muscular Distro-py (DMD).
Dari pantauan awak media tampak Deni tidak bisa berjalan dan hanya bisa duduk di depan tv itulah yang dilakukan anak tersebut sejak mengalami penyakit Duchene Muscular Distro-py (DMD) dua tahun belakangan ini.
Selain itu menurut keterangan Ibunya Lili, mengatakan deni anaknya mengalami penyakit DMD sudah Dua tahun, sejak anaknya putus sekolah Dasar (SD) dan hanya terbaring lemah di rumah.
"Ya, Anak Saya sudah tidak sekolah lagi mas, sejak ia menderita penyakit langka ini, dulu juga saya pernah terima dana bantuan dari Basarnas untuk berangkat ke pekanbaru dan menjalankan perobatan disana"
Ditambahnya lagi, selain menerima bantuan dari basarnas juga pernah saya di janjikan untuk menerima bantuan sebuah alat kursi roda untuk anak saya sampai saat ini bantuan tersebut belum juga saya terima, " Pungkasnya di hadapan awak media saat di sambangi di kediamannya desa alah air.
"Saya berharap kepada pemerintah setempat bisa membantu dan meringankan beban yang di alami anak saya saat ini, dan bisa menbawa anak saya berobat dan sembuh kembali seperti anak-anak yang lain,"Harapnya
Kurangnya perhatian dari pemerintah dan instansi terkait membuat kehidupan ibu lili tambah sulit dengan keadaan anaknya yang sedang sakit. Apatah lagi anak nya sudah putus sekolah sejak dua tahun terakhir ini. Dengan adanya pemberitaan ini semoga ada instansi pemerintah kabupaten meranti dan insan yang sudi menyalurkan bantuan kepada adik kita Deni Pratama dapat terealisasi hendaknya. **rls
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.









