Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1109 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2753 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5309 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2433 Kali
SHU KUD Tani Sejahtera Meningkat
Kepala Diskopnakertrans UKM Rohul Himbau Seluruh KUD Gelar RAT
RAT KUD Tani Sejahtra dan KSP Nusabaru Rohul
PELITARIAU, Rohul - Sesuai aturan, koperasi yang aktif adalah koperasi yang melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) disetiap tahun, sehingga kedudukannya jelas secara hukum. Namun, hingga saat ini baru 30 persen koperasi yang melakukan RAT di tahun buku 2016.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenagakerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans UKM) Rokan hulu (Rohul) Herry Islami ST MT, Pada RAT Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Sejahtera dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nusabaru di Desa Bono Tapung, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, belum lama ini.
Herry menyampaikan, dari 328 jumlah koperasi yang ada di Kabupaten Rohul, hanya 96 koperasi yang aktif, 189 tidak aktif dan 42 koperasi sudah dibekukan. Dari 96 koperasi aktif, baru 30 persen melaksanakan RAT di tahun buku 2016.
Menurut Herry, RAT koperasi bertujuan untuk mengevaluasi seluruh kegiatan yang dilakukan selama satu tahun, menerima masukkan dari para anggota dan menerima kritik maupun saran yang sifatnya membangun koperasi.
Dirinya menghimbau kepada koperasi yang belum melaksanakan RAT agar segera mungkin menyelenggarakannya sebelum berakhir tahun anggaran berikutnya.
”Sesuai aturan, RAT dimulai pada setiap tahun dan itu dimulai dari bulan januari ditahun berikutnya, sehingga dapat terus kembali dapat terlaksana sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Koperasi itu sendiri,” tambah Herry
Disamping itu, Ketua KUD Tani Sejahtera H Eko Subroto menyampaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dicapai KUD untuk tahun 2016 yaitu sebesar Rp250 juta dan jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp223 juta.
"Pendapatan tersebut diraih dari berbagai kegiatan yang dilakukan para pengurus dan anggota KUD. Selain dari itu, kita juga bekerjasama dengan pihak Managament PT Perkebunan Nusantara V (Persero) Sei Tapung, serta ditambah dengan kegiatan lainnya," ujar Eko.
Sementara SHU dari KSP Nusa Baru PTPN V Sei Rokan untuk tahun 2015 berjumlah sebesar Rp190 Juta, Namun penghasilan tersebut hanya didapat dari hasil simpan pinjang anggota koperasi.***DRA
BERITA LAINNYA +INDEKS
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.








