Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Para Pelaku Memakai Tutup Kepala Atau Sebo
Lagi - lagi Rampok, Kali Ini Petani di Inhil Jadi Korban
PELITARIAU, Inhil - Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) alias perampokan kembali terjadi. Kali ini di Desa Sanglar Kecamatan Reteh, Minggu (15/1/2017) sekitar pukul 2.30 WIB.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, jumlah pelaku tersebut sedikitnya 3 orang dan semuanya menggunakan tutup kepala. Korbannya adalah seorang petani, K (81) dan istrinya S (58) serta anaknya Nur (32).
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapoksek Reteh AKP Suharyono mengatakan, saat itu pelakunya ada beberapa orang dan semua memakai tutup kepala atau sebo.
"Mereka masuk melalui pintu rumah korban dengan kayu broti, setelah pintu berhasil didobrak, pelaku kemudian memukul korban K dan anaknya Nur yang tidur didepan kamar dengan broti tersebut hingga tak berdaya," kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapoksek Reteh AKP Suharyono.
Kemudian, para pelaku menyekap kedua korban di dalam kamar. Untuk korban S, saat itu sedang berada didalam kamar dan terbangun karena mendengar suara ribut.
Mendengar suara yang mencurigakan tersebut korban S keluar dari dalam kamarnya, dan melihat 3 orang laki-laki sudah berada didalam rumahnya.
Ketika para pelaku melihat korban S, salah seorang dari pelaku tersebut langsung menyekap dan membenturkan kepala korban kelantai dan menanyakan dimana korban menyimpan uang dan emas, saat itu pelaku juga mengancam korban akan membunuhnya kalau tidak memberitahu apa yang dicari pelaku
Karena takut, korban kemudian mengambilkan uang korban sebanyak Rp 6 juta yang disimpan di ruang dapur dan menyerahkan kepada pelaku. Setelah itu, para pelaku langsung meninggalkan rumah korban.
Dan setelah para pelaku meninggalkan rumah, kemudian korban S berani keluar dari rumahnya melalui pintu belakang untuk meminta pertolongan kepada tetangganya yang berjarak sekitar 200 meter.
Akibat dari kekerasan para pelaku, korban K menderita luka memar dibagian kepala, luka robek di tangan sebelah kiri dan luka lebam pada mata sebelah kiri, korban S menderita luka lebam dibagian mata sebelah kiri, dan korban Nur menderita luka robek dibagian kepala kiri dan kanan.
"Saat ini, para pelaku tindak pidana curas tersebut dalam penyelidikan Polsek Reteh dibantu oleh Sat Reskrim Polres Inhil," pungkasnya. ***Budi
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









