Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Siak di Guyur Hujan, Kampung Belutu Banjir Mencapai Ketinggian 100 cm
PELITARIAU, SIAK - Dalam beberapa hari belakangan ini beberapa daerah di Kabupaten Siak diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang. Akibatnya beberapa wilayah mulai digenangi banjir dan sudah menggenangi rumah warga
Bupati Siak Drs, H Syamsuar M.Si telah menerimah laporan dari Camat Kecamatan Kandis, Jum'at, (4/11) tentang kondidi banjir. Selanjutnya Bupati mendatangi Lokasi banjir yang terletak di Kampung Belutu, banjir tersebut dipiirakan 50 hingga 100 cm akibat meluapnya sungai Leko di Dusun Areal Seribu.
Dalam kunjungannya, Syamsuar langsung memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terkena banjir dan juga ia mengatakan segera membuat parit dan memperbesar pembuangan sungai Leko.
"Dampak dari banjir beberapa hari ini mengakibatkan beberapa rumah di Kampung Belutu digenangi air, hingga ke lantai rumah warga dan juga di jalan poros, kami akan segera membuat parit dan memperbesar pembuangan normalisasi di sungai Leko, agar kedepannya hal ini tidak terulang lagi semoga banjir ini cepat surut agar masyarakat bisa beraktifitas kembali,"jelas Syamsuar.
Hal senada juga dikatakan oleh Penghulu Kampung Belutu yang menurutnya banjir tersebut sudah empat hari berlangsung, sampai hari ini air sudah berangsur surut yang sebelumnya ketinggian air mencapai satu meter.
"Di sebabkan terlalu besarnya debit air oleh curah hujan beberapa hari belakangaan ini, yang berdampak jebolnya beberapa jembatan yang sering digunakan oleh masyarakat kita dan sebanyak 50 Kepala Keluarga yang masih memilih dan menetap dirumah masing-masing, hanya saja aktivitas warga menjadi terganggu karena air belum seutuhnya surut,"jelas Kades
Said Irwan Sekretaris Kecamatan Kandis menyampaikan jika masih terjadi hujan dan banjir semakin tinggi, pihaknya akan mengungsikan warganya ke daerah lain.
"Sampai tadi malam kami terus memantau keadaan warga,kalau air terus naik masyarakat akan kami ungsikan. Dan Kami mengimbau pada anak-anak jangan main ke sungai, takutnya nanti bisa hanyut," ucapnya.*** (baim/hms)
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
PELITARIAU,Meranti - Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, Polres Kepulauan Meranti.
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
PELITARIAU,Meranti - Kabupaten Kepulauan Meranti yang berstatus sebagai sa.
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.








