Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Wardan Ikuti Apel Kebangsaan 3 Pilar 2016 di Pekanbaru
PELITARIAU, Inhil- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengikuti apel kebangsaam 3 pilar dalam rangka ijentesi di wilayah provinsi riau tahun 2016, Senin (31/10/2016).
Apel tersebut berlangsung di halaman kantor Gubernur Riau, Pekanbaru. Saat itu, apel langsung dipimpin oleh Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan diikuti unsur Forkopimda Provinsi Riau, Bupati/wali kota se-Riau, Dandim, Kapolres, Babinsa, Babinkantibmas, kepala Desa dan lurah serta para tokoh masyarakat.
Dalam amanat Gubri, kegiatan itu merupakan salah satu upaya dalam rangka menumbuhkan nilai-nilai pancasila,undang-undang dasar negara Republik indonesia tahun 1945, negara kesatuan republik indonesia dan Bhineka tunggal ika dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Sejak awal berdirinya negara kesatuan republik indonesia para pendiri negara meyadari bahwa keberadaan masyarakat yang mejemuk merupakan kekayaan bangsa indonesia yang harus di akui diterima,dihormati dan dijaga seperti diikat oleh suatu identitas bersama.
Oleh karena itu, pembangunan kerakter bangsa harus senantiasa diiringi dengan pengutan bangsa,rasa kebangsaan dengan semangat kebangsaan yang kuat cerminan karakter indonesia akan muncul dalam segala aktivitas yang ditujukan bagi peningkatan kualitas bangsa.
Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara harus kita jaga, pahami, hayati, dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dimana pancasila yang menjadi sumber nilai, menjadi ideologi, undang-undang dasar 1945 sebagai aturan yang semestinya ditaati dan NKRI adalah harga mati serta bhineka tunggal ika merupakan perekat semua rakyat.
"Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mengukuhkan nilai-nila ponda mental dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara oleh karena itu diperlukan sinergitas di tubuh TNI, polri dan aparat pemerintah guna memberikan kenyamanan di tengah masyarakat agar provinsi riau unggul di dalam hal pembangunan, solodaritas ini menjadi pondasi utama yang mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah," kata Andi.
Negara yang kuat, lanjutnya, memerlukan pertahanan yang kuat untuk menangkal dan menghadapi setiap ancaman.
"Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh peyelenggara pelayanan publik untuk membuka atau memberi akses seluas-luasnya kepada masyarakat terhadap standar pelayanan dan serta persyaratan pelayanan trasparan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menyatakan siap untuk menindak lanjuti arahan Presiden Jokowi tentang hubungan yang harmonis antar lembaga seperti TNI & Polri mulai dari pusat hingga ke desa.
"Dalam waktu dekat kita di Kabupaten Inhil akan segera menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi ini, karena hal tersebut memang sangat penting untuk perekat NKRI dalam menghadapi tantangan global yang semakin hari semakin berat. Negara kita harus kuat menghadapinya," tandas Wardan..***Bud/Adv
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.








