Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tak Terima Diberitakan, Wakil Ketua DPRD Inhil Ancam Wartawan
PELITARIAU, Inhil- Sikap arogan dan aksi pengancaman yang diduga dilakukan salah seorang Wakil Ketua DPRD Inhil H Maryanto kepada salah seorang awak media baru-baru ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, salah satunya dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Inhil.
Politisi PDIP itu diketahui pada Ahad (16/10/16) lalu diketahui mendatangi rumah salah seorang awak media dan 'mengamuk' karena telah diberitakan bahwa masyarakat menagih janji politiknya kepada masyarakat.
Bukannya memberikan penjelasan, yang bersangkutan justru menunjukkan sisi arogansi disertai ancaman. Dimana, salah satu ungkapannya kepada wartawan adalah "beruntung saya yang datang, kalau orang lain gimana" katanya saat itu. Serta berbagai ancaman lain lagi yang dilontarkannya saat itu.
Menanggapi aksi ini, Ketua PWI Kabupaten Inhil, Indra Efendi mengecam sikap arogan oknum tersebut. Dikatakannya, wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh undang-undang.
"Dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, jika ada pihak yang keberatan dalam sebuah pemberitaan boleh memberikan hak jawab. Artinya tak seorangpun yang bisa melakukan intimidasi, kriminalisasi dan sebagainya. Pasal 5, wartawan wajib memberikan hak jawab," kata Indra, Selasa (18/10/2016).
Jadi lanjut Indra, sudah ada prosedur yang telah diatur dalam undang-undang dalam setiap pemberitaan. "Sebagai warga negara Indonesia, kita harus ikuti apa yang diatur oleh undang-undang bukan sikap arogansi," tambahnya.
Selain itu, Indra juga mengatakan akan melakukan aksi boikot atas pemberitaan DPRD sampai yang bersangkutan melakukan permintaan maaf kepada seluruh wartawan.
"Ini merupakan kemunduran dalam era demokrasi saat ini. Untuk itu, sebagai solidaritas, kami akan memboikot berita DPRD Inhil sampai ada permintaan maaf secara terbuka dari yang bersangkutan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Inhil Maryanto tidak mengakui adanya pengancaman dirinya kepada wartawan tersebut.
"Tidak ada saya mengancam, tapi saya menyayangkan dalam pemberitaan tersebut tidak ada konfirmasi kepada saya. Tapi permasalahan ini sudah selesai," jawabnya.***Bud
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.








