Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Cukai Rokok Naik Rata-rata 10,54 persen
PELITARIAU, Jakarta - Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Priyo Sidipratomo menilai kenaikan cukai rokok rata-rata sebesar 10,54 persen tidak akan berefek signifikan pada para perokok. Sebab, kebijakan itu tidak efektif pada rokok eceran.
Priyo mengatakan, pemerintah setengah hati dalam mengendalikan industri rokok. Menurutnya, kenaikan cukai karena pemerintah berorientasi pada pemasukan bagi keuangan negara.
"Naiknya harga rokok bukan pengendalian. Itu cuma cari uang tapi cari uangnya sedikit," ujan Priyo seperti dikutip JawaPos.Com, Sabtu (1/10).
Ia menjelaskan, harga rokok di Indonesia masih tergolong terjangkau dibandingkan negara lain seperti Australia, Malaysia, ataupun Tiongkok yang kini menjadi penghasil tembakau terbesar di dunia. Hanya saja, Tiongkok sebagai kampiun penghasil tembakau justru melindungi generasi mudanya dari bahaya rokok.
Sementara Indonesia yang saat ini menempati peringkat kelima dalam daftar negara penghasil tembakau justru membiarkan rokok merajalela. "Kita sebagai negara kelima produksi tembakau justru mati-matian membela rokok," katanya.
Menurut dia, pemerintah seharusnya bisa meningkatkan cukai rokok hingga maksimal. Setidaknya harga eceran rokok bisa tembus Rp 50 ribu per bungkus.
Jika hal itu dilakukan maka kalangan siswa, mahasiswa dan masyarakat miskin tidak mampu membeli.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan menaikkan tarif cukai hasil tembakau pada 2017. Keputusan kenaikan itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 147 PMK/010/2016.***(prc)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








