Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Disepakat Kerja Sama Perbaikan Kualitas Masyarakat ASEAN
PELITARIAU, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa telah melakukan pembahasan dengan para menteri se-ASEAN. Hasil pertemuan tersebut disepakati kerja sama tentang perbaikan kualitas hidup masyarakat di ASEAN.
Pertemuan tersebut dinamakan The 9TH ASEAN Ministerial Meeting on Social Welfare and Development and Its Related Meeting yaitu pertemuan yang melibatkan negara-negara dari ASEAN.
Pertemuan tingkat regional ini mengikutsertakan pemerintah dan lembaga nonpemerintah se-ASEAN. Isu yang dibahas seputar kesejahteraan sosial dan pembangunan.
Pertemuan bersama menteri se-ASEAN ditambah dengan tiga negara Asia (Jepang, Cina, dan Korea Selatan) ini menyimpulkan tiga hal penting. Dalam pembangunan kesejahteraan sosial khususnya bidang anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas.
"Ya nantinya peserta pertemuan membuat rumusan kesepakatan kerja sama regional baru atau mengembangkan kesepakatan sebelumnya," kata Khofifah di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, kemarin.
Hal kedua yaitu penegasan kembali pentingnya kerja sama ASEAN +3 dalam meningkatkan kualitas hidup kelompok penduduk rentan, khususnya anak-anak, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas di wilayah ASEAN.
"Oleh karena itu seluruh negara peserta akan me-review implementasi berbagai proyek kerja sama bidang kesejahteraan sosial hasil dari kemitraan antara ASEAN," ucap Khofifah dikutip Sindonews
"Lalu yang terakhir, pertemuan kali ini merupakan komitmen bersama dalam membangun konektivitas masyarakat ASEAN yang kuat, dinamis dan terintegrasi sesuai visi ASEAN 2025," tandasnya.
Untuk diketahui, pertemuan ini diikuti negara-negara di Asean di antaranya Philipina, Singapura, Kamboja, Thailand, Malaysia, Myanmar, Brunei Darusalam, Vietnam, Laos serta ASEAN Secretariat yang turut serta.
Selain ini ada negara yang juga bergabung yaitu Jepang, Korea Selatan dan Cina. Ketiga negara tersebut dikatakan sebagai +3, dari bagian ini.***(prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








