Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Batal, Rencana Ubah Harga Premium dan Solar Esok Hari
PELITARIAU, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) urung menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) penugasan yang terdiri dari solar dan premium selama tiga bulan ke depan. Kementerian ESDM mengklaim menempuh upaya ini setelah mempertimbangkan aspek ekonomi dan sosial masyarakat.
"BBM penugasan tidak akan naik maupun turun. Alasannya, aspek ekonomi dan sosial," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji dengan singkat dikutip CNN Indonesia, Jumat (30/9).
Dengan demikian, harga minyak tanah tetap dipatok Rp2.500 per liter termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sementara, minyak solar dibanderol Rp5.150 per liter, termasuk PPN dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan Rp 6.450 per liter untuk BBM jenis premium.
Kementerian ESDM sempat menyebut sepanjang kuartal IV 2016, harga BBM jenis premium akan turun Rp300 per liter, yaitu dari Rp6.450 menjadi Rp6.150 per liter. Sementara, harga solar akan naik menjadi Rp5.650-Rp5.750 per liter.
Kebijakan ini ditempuh karena rata-rata harga premium dan solar berubah dalam tiga bulan terakhir. Selain itu, pemerintah ingin masyarakat terbiasa dengan harga bahan bakar yang fluktuatif sesuai mekanisme pasar.
Namun, PT Pertamina (Persero) berkata lain. Perusahaan migas pelat merah tersebut menilai harga BBM harusnya tidak berubah demi mencegah inflasi yang signifikan, terutama akibat naiknya harga solar.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, sebagian besar kendaraan logistik menggunakan BBM jenis solar, yang mana komponen transportasi menjadi kontributor tertinggi inflasi di setiap bulannya.
Di samping itu, ia menilai, saat ini, tak ada urgensi untuk menurunkan harga premium, mengingat konsumsinya terus menurun. Data yang dikantongi perseroan melansir, proporsi premium terhadap penjualan bensin Pertamina menurun hingga sebesar 21,39 persen di sepanjang semester I 2016.
Bahkan, agar harga solar tetap stabil selama tiga bulan ke depan, Pertamina mengaku siap merugi hingga Rp1,55 triliun.
"Tidak apa-apa kami mengalami minus, yang penting ekonomi tidak terganggu. Tetapi kami kan juga ada tabungan selama beberapa periode kemarin, karena menjual BBM penugasan di atas harga formula," kata Ahmad Bambang kepada CNNIndonesia.com, belum lama ini.
Sebagai informasi, penetapan harga jual BBM ditetapkan oleh Menteri ESDM sebanyak satu kali dalam tiga bulan. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2015. Formulasi harga BBM mengikuti harga mean of plats Singapore (MOPS), harga minyak dunia, dan nilai tukar dolar Amerika Serikat dengan kurs beli Bank Indonesia selama tiga bulan sebelumnya.
Penetapan harga BBM ini dilakukan Menteri ESDM dengan menimbang kemampuan keuangan negara atau situasi perekonomian, kemampuan daya beli, serta kondisi ekonomi riil yang dialami oleh masyarakat.***(prc)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








