Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Inhu Tampil Sebagai Pembicara Pada Acara Sea Local Leader Forum
PELITARIAU, Rengat –Bupati Inhu H. Yopi Arianto menjadi narasumber pada acara Sea Local Leader Forum 2014. Acara tersebut diikuti sejumlah Bupati dan Walikota dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.
Kegiatan ini di selenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Natural Resourse Governace Institute untuk tata kelola di sektor industri ekstraktif kawasan Asia Pasifik di The Phoenix Hotel Yogyakarta, Senin (13/10).
“Bupati Inhu H Yopi Arianto dipercayakan menjadi narasumber pada acara yang diikuti oleh Bupati dan Walikota dari beberapa negara di Asia Tenggara dan sejumlah perwakilan NGO internasional,” ujar Kadishubkominfo Inhu Drs Erpandi melalui Kabid Kominfo Roma Doris SS MPS Eng, Senin (13/10).
Menurutnya, acara ini merupakan upaya Universitas Gadja Mada untuk mendorong adanya forum antara pimpinan daerah di tingkat lokal di kawasan Asia Tenggara untuk berbagi pengalaman dalam melakukan pengelolaan industri ektraktif.
Dimana industri ekstraktif merupakan industri yang bahan bakunya diambil langsung dari alam sekitar. Seperti pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan dan lain lain.
Undangan sebagai nara sumber itu sambungnya, merupakan satu kehormatan bagi Bupati Inhu. Karena penetapan sebagai nara sumber itu merupakan kewenangan pihak Universitas Gadjah Mada yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga yang bergerak dibidang transparansi.
Untuk itu melalui kegiatan ini hendaknya dapat mewujudkan rencana pihak Universitas Gadjah Mada mendorong terbentuknya forum antar pimpinan daerah di kawasan Asia Tenggara dalam melakukan pengelolaan industri ektraktif. Karena, melalui forum ini pada akhirnya menambah faedah ekonomi suatu benda dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Selain itu sebutnya, melalui kegiatan ini akan lebih mengetahui peran pemerintah dalam upaya mewujudkan Governance of Extractive Industries dalam membuat perencanaan pembangunan partisipatif berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini akan dapat memahami tantangan yang dihadapi terkait sinergi multipihak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” terangnya.(cr. rio)
Editorial: Rio Ahmad
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
PELITARIAU,Meranti - Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, Polres Kepulauan Meranti.
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
PELITARIAU,Meranti - Kabupaten Kepulauan Meranti yang berstatus sebagai sa.
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.









