Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Garuda Jaya Meredam Antusiasme
PELITARIAU, Yangon – Misi besar diemban Indra Sjafri dalam membawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 ke Myanmar. Yaitu harus lolos ke babak semifinal demi bisa merauh tiket Piala Dunia U-20 di Selandia Baru.
Namun seakan tidak mau publik berharap besar terhadap skuadnya, pelatih asal Lubuk Nyiur ini lebih merendah mengenai ambisi Garuda Jaya di kompetisi ini. Indra juga menganggap bahwa bukan hal penting melihat timnya menang atau kalah.
“Kami telah absen dari turnamen dalam waktu yang lama, tapi kompetisi ini bagi kami bukan tentang kemenangan atau kekalahan, ini tentang bagaimana generasi muda kami tampil di level ini (Piala AFC U-19),” ujar Indra Sjafri, seperti dilansir situs resmi AFC.
Indra Sjafri sendiri bukan tanpa modal untuk lolos ke Myanmar, mereka berhasil menjadi juara grup G di kualifikasi AFC Cup U-19, usai menaklukkan Filipina, Laos, dan juara bertahan Korea Selatan.
Indonesia nanti bakal tergabung dalam grup B, di mana ada juga Australia, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan. Indonesia akan bertanding melawan Uzbekistan di Thuwunna Youth Training Centre Stadium, Jumat (10/10) yang akan disiarkan oleh RCTI pukul 15.00 WIB.
Sementara itu Pelatih Timnas U-19 Australia, Paul Okon mengakui jika timnya berada dalam grup yang sangat berat. Di gelaran Piala Asia U-19 ini Australia tergabung di Grup B, bersama Indonesia, Uzbekistan dan Uni Emirat Arab (UEA).
Semifinalis Piala Asia U-19 pada 2012 lalu ini kembali bertemu dengan Uzbekistan yang juga menjadi semifinalis 2012 lalu. Tidak hanya Uzbekistan yang diwaspadai Young Socceroos, lantaran Uni Emirat Arab juga pernah menjadi juara pada 2008.
Sedangkan Indonesia menjadi tim yang patut diwaspadai usai tampilan skuad asuhan Indra Sjafri ini mampu mengalahkan juara bertahan Korea Selatan di babak kualifikasi Pra Piala Asia U-19 lalu dan juga mengalahkan tim kuat Vietnam di partai final Piala AFF U-19 pada 2013.
"Kami sudah mempelajari jika tidak ada lawan yang mudah, tapi ilmu dan pengalaman semoga bisa membantu kami dalam turnamen ini. Ada beberapa perubahan, beberapa pemain kami ada yang mengalami cedera, sementara yang lain sudah berada di sini," kata Okon dalam jumpa media jelang pertandingan, Kamis (9/10).
"Ini adalah grup yang sulit, semua tim pasti memiliki harapan sama untuk lolos ke semifinal dan bahkan lolos empat besar untuk berlaga di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru,"sambungnya sebagaimana dilansir okezone.
Editorial: Rio Ahmad
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.









