Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1107 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2748 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5304 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Bentrok Pecah di Polres Meranti, 1 Orang Warga Tewas Tertembak
Korban tertembak dalam bentrok masyarakat dengan polisi di Mapolres Meranti dibawa kerumah sakit
PELITARIAU, Meranti - Kasus pembunuhan anggota polisi yang bertugas di Polres Kepulauan Meranti ternyata belum usai, Masyarakat yang tidak terima dengan tewasnya AP tersangka pembunuhan brigadir Adil S Tambunan. Ratusan masyarakat mendatangi Markas komando (Mako) Polres Meranti.
Sebelum masyarakat melakukan aksi ke Polres Meranti, sebelumnya, masyarakat tersebut mendatangi RSUD Kabupaten Meranti. Kedatangan warga ke RSUD Meranti adalah untuk memastikan kondisi pelaku pembunuhan polisi yang di rawat di RSUD meranti.
Bentrok antara masyarakat dan anggota Polres Meranti tidak terelakkan lagi, masyarakat dan anggota polres saling lempar batu dan memanas hingga 1 orang lagi warga meranti tewas tertembak hingga tewas.
Berdasarkan pantauan pelitariau.com serta keterangan warga setempat Kamis (25/8/16), 1 orang masyarakat meranti yang tertembak diketahui warga jalan Dorak atas nama Is Rusli (45) saat bentrok di Mapolres merantia Rusli tepat di pelipis kanan.
Beredar informasi Rusli masih merupakan keluarga AP tersangka pembuhan seorang polisi. AP juga meregang nyawa di RSUD setelah timah panas bersarang di kedua kakinya.
Hingga berita ini di naikkan Rusli sudah di bawakan RSUD Kabupaten Meranti untuk di ambil tindakan lebih lanjut. Keluarga dan masyarakat setempat tidak terima. dan Polres Kabupaten Meranti saat ini sedang Siaga namun pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi lebih lebih lanjut. *eka.
Sebelum masyarakat melakukan aksi ke Polres Meranti, sebelumnya, masyarakat tersebut mendatangi RSUD Kabupaten Meranti. Kedatangan warga ke RSUD Meranti adalah untuk memastikan kondisi pelaku pembunuhan polisi yang di rawat di RSUD meranti.
Bentrok antara masyarakat dan anggota Polres Meranti tidak terelakkan lagi, masyarakat dan anggota polres saling lempar batu dan memanas hingga 1 orang lagi warga meranti tewas tertembak hingga tewas.
Berdasarkan pantauan pelitariau.com serta keterangan warga setempat Kamis (25/8/16), 1 orang masyarakat meranti yang tertembak diketahui warga jalan Dorak atas nama Is Rusli (45) saat bentrok di Mapolres merantia Rusli tepat di pelipis kanan.
Beredar informasi Rusli masih merupakan keluarga AP tersangka pembuhan seorang polisi. AP juga meregang nyawa di RSUD setelah timah panas bersarang di kedua kakinya.
Hingga berita ini di naikkan Rusli sudah di bawakan RSUD Kabupaten Meranti untuk di ambil tindakan lebih lanjut. Keluarga dan masyarakat setempat tidak terima. dan Polres Kabupaten Meranti saat ini sedang Siaga namun pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi lebih lebih lanjut. *eka.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








