Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tim Olimpiade Matematika Indonesia Peroleh 12 Medali
PELITARIAU, Jakarta - Pelajar Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang kompetisi internasional. Tim olimpiade matematika Indonesia tingkat SMP meraih 1 emas, 3 perak dan 4 perunggu di ajang Thailand International Mathematics Ceompetition (TIMC).
Adapun empat siswa SMA mempersembahkan 4 medali perunggu di International Olympiad in Informatics (IOI) ke-28 di Kazan, Rusia.
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan, kontingen Indonesia juga mendapatkan penghargaan 1st Runner-up Team Contest dan medali perunggu sebagai 2nd Runner-up di Group Contest.
Medali emas diraih Stanve Avrilium Widjaja dari SMP IPEKA Plus BSD dalam tes individu. Adapun medali perak diraih Alvin Putera Budiman dari SMP Labschool Kebayoran dan medali perunggu diraih Hendrikus Hansen Witarsa dari SMPK 4 Penabur bersama Aaron Alvarado Kristanto.
Untuk kontes tim individu, Nicholas Rusell Saerang dari SMP IPEKA Sunter 2 meraih medali perak. Sementara tim gabungan terdiri atas Farrel Dwireswara Salim dari SMP Kharisma Bangsa, Markus Leonard Wijaya dari SMP Theresiana 01 dan Muflih Naufal Maxi dari SMP Al Azhar mempersembahkan perunggu.
Hamid menjelaskan TIMC merupakan ajang bergengsi karena diikuti 296 peserta dari 74 tim. Siswa-siswi yang mengikuti kompetisi ini merupakan putra-putri terbaik di bidang matematika yang berasal dari 29 negara.
ke-29 negara itu yaitu Australia, Bulgaria, Belanda, Kanada, China, Siprus, Filipina, Ghana, Hong Kong, India, Iran, Kazakstan, Laos, Libanon, Makao, Tiongkok, Malaysia, Meksiko, Mongolia, Nepal, Rumania, Afrika Selatan, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailan, Uzbekistan dan Vietnam.
"TIMC merupakan ajang bergengsi karena kesulitan soalnya sangat tinggi. Selain itu jumlah negara yang mengikuti olimpiade ini juga meningkatkan reputasinya di kancah internasional," kata Hamid seperti dikutip dari Koran Sindo, Selasa (23/8/2016).***(prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








