Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pasar Higenis Sepi, Ini Tanggapan Pemko Pekanbaru
PELITARIAU, Pekanbaru - Sempat berjualan di Pasar Higenis, ternyata beberapa Pedagang Kaki Lima (PKL) keluar karena sepinya pembeli. Para pedagang kecil ini memilih berjualan di pinggir jalan ketimbang di dalam pasar yang telah disediakan Pemko di bekas gedung SD 019 Jalan Teratai.
Assisten I Sekda Pekanbaru, Azwan yang juga Ketua Tim Penertiban PKL Pasar Senapelan menyayangkan minggatnya pedagang dari pasar higienis. "Biasalah sebulan itu sepi. Nantikan menyesuaikan, ramai lagi," katanya, Selasa (23/8/2016).
Azwan menegaskan pihaknya masih memberi kesempatan pada pedagang untuk masuk ke dalam dengan sendirinya. "Kita tetap kedepankan cara persuasif. Tetapi kalau tidak mau juga tim yustisi akan ambil cara paksa," katanya.
Menurut mantan Kadisperindag ini, tim dari Pemko Pekanbaru, terus berupaya melakukan pendekatan kepada pedagang agar dengan sendirinya berjualan ke pasar higienis.
"Karena memang tidak semudah membalik telapak tangan. Biasa itu pertama sepi, nanti ramai lagi," katanya.
Azwan bersikukuh bahwa langkah yang diambil untuk memasukkan PKL ke Pasar Higienis, bentuk upaya membersihkan Jalan Teratai dan Seroja. Serta Persimpangan jalan Alimudin Syah dan Jalan Cempaka.
Tidak hanya pedagang, Azwan menghimbau masyarakat tidak membeli pada pedagang yang berjualan dipinggir jalan. Sebab jika pembeli masih berbelanja di tempat yang dilarang, pedagang tidak akan mau masuk ke dalam pasar.
Meski walikota tidak memberi batasan kapan PKL Pasar Senapelan ini kepada tim, tapi paling tidak dalam waktu dua bulan ke depan paling tentu harus sudah bersih.
Sedangkan Kepala Dinas pasar Kota Pekanbaru, Mahyudin menjelaskan sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Pekanbaru untuk bersiap-siap ambil tindakan tegas bagi pedagang yang bandel masuk ke pasar higienis. "Kami sudah menyurati soal penertiban PKL yang tidak mau masuk ke pasar higienis," ungkapnya.
Mahyudin malah heran pedagang yang menolak berjualan dalam pasar yang sudah dibuat Pemko tersebut. Sebab pasar tersebut dibangun gratis dan sangat representatif. Baginya pernyataan sepi pembeli yang disampaikan pedagang, hanyalah alasan yang dibuat-buat.***(al)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








