Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Wakil Rektor UI: Full Day School Harus Pertimbangkan Dampak Sosial dan Budaya
PELITARIAU, Depok - Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI) Bambang Wibawarta menilai wacana program full day school positif untuk dilaksanakan, asalkan seluruh masyarakat sudah siap.
Keberagaman masyarakat akan membuat program ini membutuhkan jalan panjang untuk didiskusikan. Bambang menyebutkan, banyak hal yang bakal menjadi kendala dan pertimbangan terhadap program ini.
“Yang jelas harus mempertimbangkan dampak sosial dan budaya, karena masyarakat kita sangat beragam sekali. Misalnya masalah waktu, ada sekolah yang dipakai pagi, lalu sorenya beda. Ada anak yang bekerja membantu orangtua di sawah, pagi sekolah lalu sore bantu keluarganya,” kata Bambang di Depok.
Bambang menjelaskan, belum lagi masalah fasilitas, kinerja guru, hingga anggaran. Ia meminta agar gagasan ini dipertimbangkan lebih matang.
“Akan tambah jumlah guru misalnya, tentu akan pengaruhi anggaran. Diskusikan ini untuk kebaikan, meminimalkan dampak yang negatif di masyarakat. Range Indonesia yang luas butuh perhatian satu-satu, enggak mungkin perhatian hanya untuk siswa di kota, tentu di desa harus diperhatikan dengan segala keterbatasan,” katanya dikutip sindonews.
Menurut Bambang, memang selama ini sudah banyak sekolah swasta yang memberlakukan sistem full day school. Namun, lanjutnya, saat mendaftar para siswa sudah mengetahui soal aturan tersebut, tidak tiba-tiba diberlakukan.
“Dilakukan di kota besar sudah full day school, tapi kan dari awal sudah tahu bahwa mereka akan sekolah sampai sore saaat daftar. Bukan tiba-tiba saat ini atau semester depan," ucapnya.
"Kita belum siap tentu saja perlu pemikiran lebih jauh, pemikiran matang. Didiskusikan dulu undang pakar pendidikan, pakar budaya dan sosial. Gagasan ini baik jika kita siap,” tutup Bambang.***(prc)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








