Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gawat...Masyarakat Miskin Terancam Tak Bisa Nikmati Elpiji 3 Kg
PELITARIAU, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan distribusi tertutup elpiji 3 kg belum dikhususkan untuk masyarakat miskin. Saat ini penyalurannya akan fokus kepada rumah tangga dan usaha mikro karena sering salah sasaran.
Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, masyarakat miskin belum bisa dapat kartu khusus untuk menikmati distribusi tertutup elpiji 3 kg karena terbentur Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 26/2009 Pasal 20 ayat (2). Bunyinya penyediaan dan pendistribusian elpiji tabung 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro.
"Kami usahakan rumah tangga dan usaha mikro dapat. Selain itu enggak boleh, di aturan yang sekarang belum sampai ke (masyarakat) tidak mampu. Jadi rumah tangga saja," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/7/2016) sebagaimana diberitakan sindonews.com.
Sehingga, kata dia, pemerintah tahun ini akan lebih fokus supaya seluruh rumah tangga dan usaha mikro bisa menikmati distribusi tertutup elpiji 3 kg yang akan dimulai akhir bulan ini atau awal Agustus. Sementara, untuk restoran dan masyarakat miskin yang tidak termasuk kedua golongan itu maka harus membeli elpiji 12 kg.
"Yang enggak dapat kartu, hotel itu misalnya ya beli yang 12 kg. Masyarakat kalau dia sepanjang berumah tangga boleh," katanya.
Menurutnya, cukup banyak penggunaan elpiji 3 kg yang tak tepat sasaran dari total produksi 5,6 juta ton. Akibatnya pemerintah membatasi konsumen elpiji subsidi tersebut dengan mengeluarkan kartu khusus yang tidak diberikan ke sembarang pihak.
"(Kalau pakai kartu) kami harapkan pengoplosan tidak ada, terus ke hotel, restoran, rumah makan begitu. Ada datanya (jumlah yang tidak tepat sasaran), biar Pertamina yang menyampaikan," pungkasnya.**
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








