Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Harga Cabai Merah di Inhu Meroket Tembus Rp 60 ribu/kg
PELITARIAU, Rengat- Harga komoditas pertanian di sejumlah pasar tradisonal, seperti pasar di desa Sungai Baung Kec Rengat Barat Inhu tembus angka Rp 60 ribu/kg. Pada hal sebelumnya harga cabai di pasar tersebut hanya berkisar Rp. 30 ribu/kg.
Kenaikan harga khususnya cabaiini disebabkan menipisnya pasokan dari para petani akibat dampak cuaca atau faktor alam yang tidak mendukung sentra pertanian cabai di sejumlah kawasan pertanian.
Kepala Disperindagpas Inhu melalui salah satu Kepala Bagiannya Elfahri Adha S.sos, Saat dikonfirmasi Pelitariau.com Kamis (24/3/2016) menyatakan, harga komoditas pertanian lebih cenderung menggantungkan musim yang bisa menyebabkan gagal. Hal itu perlu dicermati apabila harga komoditas di berbagai pasar tradisonal mengalami kenaikan harga.
"Dari hasil pantauan lapangan, harga komoditas pertanian, khususnya cabai yang awalnya hanya Rp. 30 ribu/kg naik menjadi Rp. 40 ribu/g. Akan tetapi kami cukup kaget mendengar kenaikan dipasar tradisional Sungai Baung ini harga cabai mencapai Rp. 60 ribu/kg, " ungkap Elfahri.
Lanjutnya, pihak Disperindag juga akan melakukan survey lapangan untuk memastikan ke stabilan harga. "Dalam bulan ini pihak kami akan melakukan Inspeksi mendadak (sidak) kepasar pasar tradisional di Inhu, dan kami akan pantau perkembangan harga dan stoknya, sehingga situasi tidak dimanfaatkan para pedagang menaikkan harga seenaknya dan merugikan masyarakat," tegasnya.
Ditemui ditempat yang berbeda, Marliana (35) salah seorang warga yang sedang berbelanja mengatakan, dengan kenaikan harga komoditi cabai ini, masyarakat tentunya merasa keberatan. Dengan ekonomi yang kian merosot.
"Apabila harga cabai ini kian melambung, tentunya masyarakat tidak lagi mampu untuk membeli, dan ber alih ke cabai busuk yang harganya jauh lebih murah dari cabai segar," jelasnya.**(surya)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








