Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Menjajal Keganasan Ombak Bono, 3 Surfer Asing Akan Pecahkan Guiness World Record
PELITARIAU, Pekanbaru- Untuk mendongkrak perkembangan wisata di Provinsi Riau, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau menghadirkan 3 orang peselancar (Surfer) Asal Negara Australia, mereka tiba di Kota Pekanbaru pada, Selasa (8/3/2016) pagi.
Ketiganya surfer tersebut masing-masing adalah James Cotton, usia 40 tahun. Sehari-hari, pria ini bekerja sebagai lawyer. Juga sebagai pengusaha, selanjutnya ada Roger Gamble, pria 40 tahun yang berprofesi sebagai banker, terakhir, Zig Van Der Sluys. Pria 40 tahun ini sehari-hari berprofesi sebagai software entrepreneur.
Mengatakan kepada pelitariau.com, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau Fahmizal, ketiga surfer asing ini akan menjajal salah satu ombak terbaik yang berada di sungai, dan mereka hadir untuk memecahkan rekor dunia Guiness World Record di Ombak, Bono dengan catatan waktu 12,32 km, yang pernah dipecahkan sebelumnya di Inggris.
"Mulai besok akan ke lokasi teluk meranti bono untuk surfing, memecahkan rekor dunia atau Guiness World Record di Ombak Bono, dengan catatan waktu 12,32 Kilo Meter lama bersurfing. Temen-teman dari australi ini akan melampaui rekor ini, dari besok tanggal 9 samapi tanggal 12 Maret mendatang," ujar Fahmizal.
Lanjutnya, ini merupakan pengalaman pertama mereka berselancar di atas ombak sungai. Setelah mereka sudah banyak mencoba berselancar di gelombang laut, namun kini mereka mencoba di gelombang sungai Bono, gelombang pasang terbaik di dunia.
Untuk diketahui, rekor Surfing perbah juga di pecahkan di Bono rekor surfing terlama di Bono, pada tahun 2013 lalu, dengan catatan waktu12,81 miles atau 20,61 kilometer dengan waktu 1 jam 4 menit.
Untuk memecahkan rekor ini, fahmizal sangat Optimis dan penuh ketakinan bahwa tiga peselancar asing ini akan bisa memecahkar rekor dunia ini pada ombak bono, karena semua persiapan dan perlengkapan sudah dipersiapkan jauh-jauh, baik dari segi fisik maupun mental para peselancar asing ini.
"Persiapan upaya pemecahan rekor ini berdasarkan durasi dan mereka bisa melakukan itu, dan saya optimis unutuk para surfer bisa melampaui angka 12,32 Km ini," ujarnya.***osp
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.
Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi
PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .
Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat
PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .
Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah
PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .
Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina
PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.









