Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Jokowi Perlu Perbaiki Kepemimpinan Bukan Reshuffle
PELITARIAU, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Arief Poyuono menilai, perombakan atau reshuffle kabinet jilid II tak perlu dilakukan Presiden Joko Widodo. Sebab, masalah yang dialami pemerintah bukan terletak pada menteri kabinet, melainkan pada diri Presiden.
"Masalahnya hanya masalah leadership (kepemimpinan) kalau terjadi konflik, yang terpenting bukan reshuffle, tetapi bagaimana Jokowi sendiri bisa benar-benar memperlihatkan kemampuan leadership-nya," kata Arif usai diskusi soal Reshuffle Kabinet di Menteng, Jakarta, Minggu 14 Februari 2016 dikutip Viva.co.id.
Ia mengamati setelah reshuffle jilid I, pemerintahan Jokowi dinilai sudah membaik. Tetapi, belakangan justru kembali terjadi kekacauan, sehingga dia mempertanyakan tanggung jawab kesalahan itu ada pada ketidakmampuan menteri, atau kepemimpinan Jokowi?
"Ada pepatah katakan, ikan itu yang busuk bukan badan, tetapi kepalanya. Artinya, hal yang paling sensitif dalam sebuah kegagalan kinerja pemerintah itu pada pemimpinnya. Kalau Jokowi lakukan reshuffle kabinet, makin jelas bahwa memang Jokowi tidak punya kualitas leadership dalam memimpin anak buahnya di kabinet," kata Arief.
Apalagi, masa pemerintahan Jokowi hanya lima tahun. Kalau tiap tahun selalu ada reshuffle kabinet, tentunya akan memengaruhi kepercayaan pasar dan investor. Hal ini, karena setiap terjadi pergantian menteri, otomatis ada potensi pergantian aturan.
"Menteri hanya jabatan politik, kalau memang Jokowi bisa driving, atau atur manajemen pemerintahan dan punya kemampuan, pemerintahan ini fine-fine saja. Jadi gubernur saja tidak selesai. Sekarang masih banjir dan macet. Tidak sesuai janji saat dia mencalonkan gubernur. Jadi, resuffle tidak ada gunanya. Maksimalkan saja yang ada," ujar Arief. **
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.








