Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Setiap 3 Jam 1 Unit Sepeda Motor Dimaling, Kenapa Bisa?
ilustrasi
PELITARIAU, Jakarta - Populasi sepeda motor di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Bermacam-macam model sepeda motor dengan ragam kapasitas mesin serta kemudahan dalam mendapatkannya menjadi faktor utama tumbuhnya alat transportasi yang menjadi andalan masyarakat tersebut.
Seiring dengan populasi yang bertambah, tingkat kecelakaan dan tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor turut menunjukkan grafik peningkatan. Tentu ini menjadi keprihatinan bersama.
Berdasarkan data Polda Metro Jaya, selama 2015 terjadi 21 kasus kecelakaan setiap harinya, sementara tindak pencurian bisa mencapai 14 kasus dalam sehari.
Di Jakarta setiap tiga jam satu motor hilang. Umumnya pencurian pakai kunci letter T atau begal yang beraksi pakai parang," ujar Edo Rusyanto aktivis Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) dilansir liputan6 di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Maraknya tindak pencurian, mendorong sejumlah pihak berinovasi dalam menciptakan alat pengaman tambahan untuk kendaraan. Alat berupa GPS tracker jadi salah satunya.
Tidak hanya berfungsi untuk melacak keberadaan motor, alat ini juga bisa untuk menghidupkan atau mematikan mesin dari jarak jauh menggunakan aplikasi pada smartphone.
"Kalau pakai alat ini sudah gak takut lagi, kalau ada begal mending saya kasih saja. Paling berapa ratus meter motornya mati sendiri. Jadi lebih aman," katanya.
Ia menyebut GPS Tracker yang digunakan merupakan buatan perusahaan telekomunikasi dalam negeri. Alat ini baru akan diperkenalkan ke publik pada 13 Februari 2016 di Jakarta.**hf.
Seiring dengan populasi yang bertambah, tingkat kecelakaan dan tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor turut menunjukkan grafik peningkatan. Tentu ini menjadi keprihatinan bersama.
Berdasarkan data Polda Metro Jaya, selama 2015 terjadi 21 kasus kecelakaan setiap harinya, sementara tindak pencurian bisa mencapai 14 kasus dalam sehari.
Di Jakarta setiap tiga jam satu motor hilang. Umumnya pencurian pakai kunci letter T atau begal yang beraksi pakai parang," ujar Edo Rusyanto aktivis Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) dilansir liputan6 di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Maraknya tindak pencurian, mendorong sejumlah pihak berinovasi dalam menciptakan alat pengaman tambahan untuk kendaraan. Alat berupa GPS tracker jadi salah satunya.
Tidak hanya berfungsi untuk melacak keberadaan motor, alat ini juga bisa untuk menghidupkan atau mematikan mesin dari jarak jauh menggunakan aplikasi pada smartphone.
"Kalau pakai alat ini sudah gak takut lagi, kalau ada begal mending saya kasih saja. Paling berapa ratus meter motornya mati sendiri. Jadi lebih aman," katanya.
Ia menyebut GPS Tracker yang digunakan merupakan buatan perusahaan telekomunikasi dalam negeri. Alat ini baru akan diperkenalkan ke publik pada 13 Februari 2016 di Jakarta.**hf.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








