Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Harga BBM Turun, SPBU Siak Alami Kerugian Mencapai Puluhan Juta
Pegawai SPBU Siak tengah melayani pelanggan pada Rabu (06/01/16).
PELITARIAU, Siak- Bahan Bakar Minyak Turun, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Kabupaten Siak Sri Indrapura Kecamatan Siak, alami kerugian mencapai puluhan juta paskah penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 5 Januari 2015 pukul 00:00 wib.
Kata Pengawas SPB Siak Lukman mentakan pada Pelitariau.com Rabu (06/01/16) ketika dikonfirmasi dikantornya. Hal itu terjadi disebabkan stok BBM jenis solar yang lama blm habis, tiba-tiba harga BBm turun, BBM jenis Solar dari harga Rp6700 menjadi Rp5650.
Menurut Lukman, sebelum turunnya harga BBM pihak masi memasok BBM Solar atau Premium. BBM Premium habis, namun Solar belum habis masih tersisa 22000 Kilo Liter (KL).
"Jika dihitung-hitung kerugian yang ditafsir mencapai Rp23.100000 juta. Jika harga Solar tidak turun mencapai Rp1050, tentunya kita tidak mengalami kerugian sampai sebanyak itu,"terang Lukman.
Lukman juga menjelaskan, bahwa stok bbm jenis Solar setiap Minggu di order sebanyak 40000 KL, sedakan Premium di order 22000 KL perharinya, untuk Pertamax tidak menentu.
"Pihak kita selalu mengorder BBM sesuai kebutuhan, karena kita tidak ingin terjadi kelangkaan. Agar kebutuhan masyarakat selalu terpenuhi, kalo untuk Pertamax, kita tidak bisa memastikan pemesananya. Sebap, terkadang habis, terkadang sama setidak ada," lukman.
Ketika ditanya, apa tindakan Managemen SPBU mengenai kerugian yang dialami pihaknya. Ia menjawab,"apa boleh buat, namanya juga usaha. Pasti ada rugi dan keuntungannya juga,"tandasnya.***dni.
Kata Pengawas SPB Siak Lukman mentakan pada Pelitariau.com Rabu (06/01/16) ketika dikonfirmasi dikantornya. Hal itu terjadi disebabkan stok BBM jenis solar yang lama blm habis, tiba-tiba harga BBm turun, BBM jenis Solar dari harga Rp6700 menjadi Rp5650.
Menurut Lukman, sebelum turunnya harga BBM pihak masi memasok BBM Solar atau Premium. BBM Premium habis, namun Solar belum habis masih tersisa 22000 Kilo Liter (KL).
"Jika dihitung-hitung kerugian yang ditafsir mencapai Rp23.100000 juta. Jika harga Solar tidak turun mencapai Rp1050, tentunya kita tidak mengalami kerugian sampai sebanyak itu,"terang Lukman.
Lukman juga menjelaskan, bahwa stok bbm jenis Solar setiap Minggu di order sebanyak 40000 KL, sedakan Premium di order 22000 KL perharinya, untuk Pertamax tidak menentu.
"Pihak kita selalu mengorder BBM sesuai kebutuhan, karena kita tidak ingin terjadi kelangkaan. Agar kebutuhan masyarakat selalu terpenuhi, kalo untuk Pertamax, kita tidak bisa memastikan pemesananya. Sebap, terkadang habis, terkadang sama setidak ada," lukman.
Ketika ditanya, apa tindakan Managemen SPBU mengenai kerugian yang dialami pihaknya. Ia menjawab,"apa boleh buat, namanya juga usaha. Pasti ada rugi dan keuntungannya juga,"tandasnya.***dni.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








