Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Polres Meranti Akan Terus Bekerjasama Dengan Pihak Bea dan Cukai Selatpanjang
Penandatangan Agenda Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti, Kamis (17/12)
PELITARIAU, Meranti- Barang bukti hasil penegahan yang dilakukan pihak Bea dan Cukai Selatpanjang pada tahun 2013-2014 sudah berhasil dimusnahkan dengan cara dibakar.
Sedangkan untuk tahun 2015 sendiri, pihak Bea dan Cukai Selatpanjang juga telah berhasil mengamankan barang yang sama, yang didapat dari 5 penegahan yang lakukannya.
Saat ini, barang tersebut masih diamankan oleh pihak Bea dan Cukai Selatpanjang, Akan tetapi untuk barang tersebut belum bisa dimusnahkan ataupun dilelang.
"Terkait pemusnahan atau pelelang ditahun ini belum bisa dilakukan, kaarena belum diperuntukan dari kementerian, yang dikelola Direktorat Jendral. Dan kalau sudah diperuntukan, baru kita lakukan pemusnahan ataupun pelelalang," terang Kepala Bea Cukai Selatpanjang, Widya Suprapto, Kepada Pelitariau.com, Kamis (17/12).
Terkait masuknya barang-barang tersebut diduga sebagian besar dari pelabuhan Penumpang yang ada di Selatpanjang, yang dibawa dari Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri), dan ada juga dari Negara tetangga diantaranya Malaysia.
"Untuk saat ini kendala yang kita hadapi kalau masukk barang tersebut dari Pelabuhan-pelabuhan tikus. Akan tetapi, kalau masuknya barang tersebut dari pelabuhan besar saat ini belum ada masalah," terangnya kembali.
Ditempat yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSI mengatakan kalau Polres Kepulauan Meranti akan terus bekerjasama dan membackup keamanan dan pengawalan. Karena dalam hal ini, personel di Bea dan Cukai Selatpanjang masih sangat terbatas. Maka dari itulah, kita akan selalu bersinergi.
Serta, untuk saat ini pihak Polres Kepulauan Meranti sendiri belum ada Polisi perairan, sedangkan Bea dan Cukai Selatpanjang sudah ada sarana angkutan air (Kapal).
"Kita akan melakukan pengamanan dan monitoring dipulau-pulau yang ada. Karena kita ketahui bahwa, dari Sini (Pulau Tebing Tinggi, red) untuk menuju ke Pulau-Pulau yang ada di Kepulauan Meranti lainnya, jaraknya cukup jauh," terangnya.
"Terkait Undang-Undang pidana umum maupun hukum, untuk masyarakat Meranti, saya mengharapkan agar bisa memahami serta mendukung tugas dan kebijakan yang dilakukan pihak Polisi, yang melakukan penegakan hukum, termasuk seperti keterkaitan dengan Bea dan Cukai Selatpanjang," harapnya.***wr
Sedangkan untuk tahun 2015 sendiri, pihak Bea dan Cukai Selatpanjang juga telah berhasil mengamankan barang yang sama, yang didapat dari 5 penegahan yang lakukannya.
Saat ini, barang tersebut masih diamankan oleh pihak Bea dan Cukai Selatpanjang, Akan tetapi untuk barang tersebut belum bisa dimusnahkan ataupun dilelang.
"Terkait pemusnahan atau pelelang ditahun ini belum bisa dilakukan, kaarena belum diperuntukan dari kementerian, yang dikelola Direktorat Jendral. Dan kalau sudah diperuntukan, baru kita lakukan pemusnahan ataupun pelelalang," terang Kepala Bea Cukai Selatpanjang, Widya Suprapto, Kepada Pelitariau.com, Kamis (17/12).
Terkait masuknya barang-barang tersebut diduga sebagian besar dari pelabuhan Penumpang yang ada di Selatpanjang, yang dibawa dari Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri), dan ada juga dari Negara tetangga diantaranya Malaysia.
"Untuk saat ini kendala yang kita hadapi kalau masukk barang tersebut dari Pelabuhan-pelabuhan tikus. Akan tetapi, kalau masuknya barang tersebut dari pelabuhan besar saat ini belum ada masalah," terangnya kembali.
Ditempat yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSI mengatakan kalau Polres Kepulauan Meranti akan terus bekerjasama dan membackup keamanan dan pengawalan. Karena dalam hal ini, personel di Bea dan Cukai Selatpanjang masih sangat terbatas. Maka dari itulah, kita akan selalu bersinergi.
Serta, untuk saat ini pihak Polres Kepulauan Meranti sendiri belum ada Polisi perairan, sedangkan Bea dan Cukai Selatpanjang sudah ada sarana angkutan air (Kapal).
"Kita akan melakukan pengamanan dan monitoring dipulau-pulau yang ada. Karena kita ketahui bahwa, dari Sini (Pulau Tebing Tinggi, red) untuk menuju ke Pulau-Pulau yang ada di Kepulauan Meranti lainnya, jaraknya cukup jauh," terangnya.
"Terkait Undang-Undang pidana umum maupun hukum, untuk masyarakat Meranti, saya mengharapkan agar bisa memahami serta mendukung tugas dan kebijakan yang dilakukan pihak Polisi, yang melakukan penegakan hukum, termasuk seperti keterkaitan dengan Bea dan Cukai Selatpanjang," harapnya.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .








