Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Dua Nelayan Di Meranti Dikabarkan Hilang
ilustrasi kapal tenggelam
PELITARIAU, Meranti- Nasib malang kini menimpa Agus (48) warga Jalan Kuala Parit RT02/ RW07 Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, dan Wan Safarudin (39) warga Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat. Pasalnya, 2 (dua) nelayan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti itu dikabarkan tenggelam saat melaut. Kamis (10/12) dini hari.
Sementara, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab tenggelam Kapal Motor (KM) atau Pompong yang digunakan 2 (dua) nelayan di Kepulauan Meranti ini. Yang jelas kapal tersebut ditemukan tenggelam di perairan Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, pada Jumat (11/12/2015) mengatakan kalau dalam hal ini pihaknya mendapatkan laporan adanya nelayan yang hilang itu pada Kamis (10/12) sekitar pukul 12.00 WIB siang.
"Dari laporan yang didapat, kalau korban pergi melaut untuk menjaga jaring gumbang yang telah terpasang di perairan Desa Telesung, pada Kamis (10/12) sekitar pukul 00.30 Wib. Waktu itu, beberapa saksi (Nelayan lain, red) sempat melihat lampu Pompong milik korban," terangnya.
"Kemudian, sekitar pukul 04.00 Wib, dimana saat itu para nelayan sudah merapat ke tepi (berlabuh, red), kedua korban belum juga menampakan diri. Lampu pompong korban juga tidak lagi terlihat," terang pandra kembali.
Dari situlah, lanjut pandra menjelaskan, pihak keluarga korban dibantu warga, Kepala Desa Telesung dan Bhabinkamtibmas setempat mulai melakukan penyisiran. Alhasil Pompong yang digunakan korban dapat ditemukan dalam kondisi tenggelam di perairan Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir. Akan tetapi kedua korban belum dapat ditemukan hingga saat ini.
"Pihak kita sudah melakukan proses pencarian, serta kita juga sudah koordinasi dengan Tim SAR Provinsi Riau dan tim terdekat dari Bengkalis untuk minta bantuan," sebutnya.
Direncanakan pihak tersebut nantinya, pada Jumat (11/12) hari ini, akan datang ke sini dan membantu pencarian bersama warga setempat, TNI dan Polri.***wr
Sementara, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab tenggelam Kapal Motor (KM) atau Pompong yang digunakan 2 (dua) nelayan di Kepulauan Meranti ini. Yang jelas kapal tersebut ditemukan tenggelam di perairan Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, pada Jumat (11/12/2015) mengatakan kalau dalam hal ini pihaknya mendapatkan laporan adanya nelayan yang hilang itu pada Kamis (10/12) sekitar pukul 12.00 WIB siang.
"Dari laporan yang didapat, kalau korban pergi melaut untuk menjaga jaring gumbang yang telah terpasang di perairan Desa Telesung, pada Kamis (10/12) sekitar pukul 00.30 Wib. Waktu itu, beberapa saksi (Nelayan lain, red) sempat melihat lampu Pompong milik korban," terangnya.
"Kemudian, sekitar pukul 04.00 Wib, dimana saat itu para nelayan sudah merapat ke tepi (berlabuh, red), kedua korban belum juga menampakan diri. Lampu pompong korban juga tidak lagi terlihat," terang pandra kembali.
Dari situlah, lanjut pandra menjelaskan, pihak keluarga korban dibantu warga, Kepala Desa Telesung dan Bhabinkamtibmas setempat mulai melakukan penyisiran. Alhasil Pompong yang digunakan korban dapat ditemukan dalam kondisi tenggelam di perairan Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir. Akan tetapi kedua korban belum dapat ditemukan hingga saat ini.
"Pihak kita sudah melakukan proses pencarian, serta kita juga sudah koordinasi dengan Tim SAR Provinsi Riau dan tim terdekat dari Bengkalis untuk minta bantuan," sebutnya.
Direncanakan pihak tersebut nantinya, pada Jumat (11/12) hari ini, akan datang ke sini dan membantu pencarian bersama warga setempat, TNI dan Polri.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








