Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5300 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Cegah Rabies, 40 Anjing Liar di Selatpanjang terpaksa Dimusnahkan
ILUSTRASI
PELITARIAU, Meranti- Untuk mengantisipasi terjadinya kasus Rabies yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, khususnya di Kota Selatpanjang. Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kepulauan Meranti, telah memusnahkan sekitar 40 ekor anjing liar.
"Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Komisi Daerah (Komda) Pengendalian Penyakit Hewan Liar (zoonosis), dan Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan megeliminasikan terhadap anjing-anjing liar yang ada," ucap Kepala Bidang Peternakan dr Sri, Melalui Kepala seksi kesehatan hewan, Drh Efdi Dermawan, pada Jumat (4/12) kemarin.
Pencegahan dini terhadap hewan berjenis Anjing ini sangat penting dilakukan dari awal, yakni dari lalu lintas (Lalin) masuknya hewan tersebut dari daerah luar. Karena, terkait dampak terhadap penyakit yang ditularkan sangat berbahaya.
Pasalnya hewan liar itu termasuk salah satu Hewan Penular Rabies (HPR) dengan cara menggigit manusia atau hewan lainnya. "Alhamdulilah, pada malam rabu dan Kamis, kami telah mengeleminasi anjing liar sebanyak 40 ekor," jelasnya.
"Dalam hal ini, kami melakukan dengan cara memberikan racun jenis Strichnin yang dicampurkan dalam makanan atau umpan. Racun ini tergolong racun syaraf kelas satu yang dapat membunuh anjing kurang dari 5 menit," jelasnya.
Terkait keamanan Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap rabies. Efdi mengatakan kalau hingga saat ini Kepulauan Meranti tergolong paling aman. Hal itu dikarenakan, untuk setiap bulannya pihaknya telah melakukan pantauan ke lapangan, serta menangani kalau ada indikasi terkena gigitan anjing.***wr
"Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Komisi Daerah (Komda) Pengendalian Penyakit Hewan Liar (zoonosis), dan Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan megeliminasikan terhadap anjing-anjing liar yang ada," ucap Kepala Bidang Peternakan dr Sri, Melalui Kepala seksi kesehatan hewan, Drh Efdi Dermawan, pada Jumat (4/12) kemarin.
Pencegahan dini terhadap hewan berjenis Anjing ini sangat penting dilakukan dari awal, yakni dari lalu lintas (Lalin) masuknya hewan tersebut dari daerah luar. Karena, terkait dampak terhadap penyakit yang ditularkan sangat berbahaya.
Pasalnya hewan liar itu termasuk salah satu Hewan Penular Rabies (HPR) dengan cara menggigit manusia atau hewan lainnya. "Alhamdulilah, pada malam rabu dan Kamis, kami telah mengeleminasi anjing liar sebanyak 40 ekor," jelasnya.
"Dalam hal ini, kami melakukan dengan cara memberikan racun jenis Strichnin yang dicampurkan dalam makanan atau umpan. Racun ini tergolong racun syaraf kelas satu yang dapat membunuh anjing kurang dari 5 menit," jelasnya.
Terkait keamanan Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap rabies. Efdi mengatakan kalau hingga saat ini Kepulauan Meranti tergolong paling aman. Hal itu dikarenakan, untuk setiap bulannya pihaknya telah melakukan pantauan ke lapangan, serta menangani kalau ada indikasi terkena gigitan anjing.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .








