• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2380 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Tausiah

Tegakkan yang Wajib, Hidupkan yang Sunnah

Rio Ahmad

Jumat, 04 Desember 2015 01:49:27 WIB
Cetak
Tegakkan yang Wajib, Hidupkan yang Sunnah
Ustadz Yusuf Mansur

Ust Yusuf Mansur

Saya menyebut tidak mengapa kita melakukan ibadah dan mengejar apa yang Allah janjikan. Ketika yang lain menamakan pamrih dan atau tidak ikhlas, saya menyebutnya iman.  

Dibalik sunnah itu ada kejayaan," begitu saya dengar dari Kyai saya. Dan subhaanallaah, ketika saya mempraktekkan urusan-urusan sunnah untuk saya hidupkan, perubahan signifikan terhadap hidup  dan kehidupan saya memang sangat terasa. Sunnah itu banyak; urusan sunnah-sunnah shalat misalnya, banyak sekali. Tapi diatas sunnah-sunnah itu ada yang mu'akkadah ini kalau bisa, jangan sampai ditinggal. Diantaranya; qabliyah, ba'diyah, dhuha dan tahajjud.

Dalam satu dua kesempatan, saya mengatakan jika kita terlalu lama kita meninggalkan  sunnah-sunnah mu'akkadah, maka akan terasa sekali pengaruhnya ke rejeki kita, kelancaran segala urusan kita, ketenangan hidup kita. Sebab apa? sebab diantaranya, kita tidak berkategori "bersyukur". koq begitu? ya, saya katakan, sebelum kuliah, shalat wajib sudah tertegak, setelah kuliah, mestinya kan nambah.
Nambah dengan shalat sunnahnya. Sebelum kerja, belum ada shalat sunnah-sunnahnya, belum ada sedekahnya, belum ada puasa sunnahnya, masa setelah bekerja lalu ibadahnya "konstan/tetap", alias tanpa sunnah-sunnah? Lah ini namanya kan tidak bersyukur. Mestinya kan nambah. Nambah dengan ibadah sunnah-sunnahnya.

Lebih aneh lagi, jika ada orang habis habisan  di ibadah sunnahnya sebelum bekerja, sebelum usahanya naik; dhuha dan tahajjud-nya getol, eh setelah kerja dan usaha enak, malah hilang. Ini yang disebut tidak bersyukur. Sama anehnya, bila ada orang yang hanya menegakkan sunnah, tapi yang wajibnya keteteran. Makanya, saya senang mengatakan "tegakkan yang wajibnya, hidupkan yang sunnahnya.".

Dalam satu waktu, Mu'allim Syafii Hadzami, guru saya menyebut, bahwa tidak disebut shalat wajib, jika tidak tertegak shalat shalat sunnah qabliyah dan ba'diyahnya. Saya dijelaskan, bahwa memang begitu. Padahal kan kita selama ini belajar istilah sunnah sebagai; kalau dilakukan berpahala, kalau tidak dilakukan  tidak berdosa.

Lah ini lain lagi, saya diberitahu lewat sudut pandang yang berbeda; kalau shalat wajib dilakukan tanpa shalat sunnah tidak diterima itu shalat wajibnya. Tentu pandangan ini sifatnya pengajaran ya. jangan hitam putih. Suatu kesempatan lain saya ditanya, shalat dzuhur berapa rakaat? ketika dijawab empat rakaat, jawaban itu ternyata salah. Yang benar adalah 8 rakaat. Dua qabliyah-nya, dua ba'diyah-nya.

Program program ihyaus sunnah itu betul betul akan mengajak orang-orang untuk belajar tentang ibadah-ibadah sunnah dan menjalankan-nya. Supaya berkategori cinta sama Rasulullah juga, sebagai pintu atau prasyarat cinta kepada Allah.

Sementara shalat dhuha, yang ternyata sunnah mua'kkadah, besar fadhilah dan keutamaan-nya. Allah dan Rasul-Nya menyuruh shalat dhuha agar rejeki terbuka, dan atau menjanjikan keutamaan dhuha bisa begini bisa begitu. Asal. shalat dhuha itu ikhlas.

Jangan karena pingin kaya, jangan karena pingin pintu rejeki dibuka, jangan karena pingin banyak duit, begitu kita dengar dari orang orang yang ingin memurnikan ibadah agar semata ikhlas karena Allah. Saya menyebut tidak mengapa kita melakukan ibadah dan mengejar apa yang Allah janjikan. Ketika yang lain menamakan pamrih dan atau tidak ikhlas, saya menyebutnya iman.

Percaya, karena saya percaya sama apa yang diseru Allah dan Rasul-Nya, lah saya kerjakan. Ketika, ya saya sambut. Saya kerjakan. Sepenuh hati. Ini juga namanya ikhlas. Bahasa entengnya; nurut, tunduk. Kita percaya sama Allah. Masa janji yang dijanjikan oleh Yang Maha Benar itu kita sia-siakan? iya ga? Sambut, percaya, yakini, dan jalankan.

Manteb, apalagi yang utama selain begini? ketika yang lain shalat dhuha kosongan (tak berharap apa apa), saya mengerjakan dengan "isi". Maksudnya, dengan doa. Doa itu permintaan dan harapan. Tidak usah pakai dhuha, doa tanpa dhuha juga tidak apa apa. Apalagi kalau mau dibarengi dengan dhuha sebagai amal shaleh pengiring doa.

Yang lain yang tidak meminta sama Allah, akan pulang dengan membawa pahala dhuha-nya saja. Sedang saya dan jutaan orang yang meminta kepada Allah dengan mandahuui dhuha, akan pulang dengan membawa pahala dhuha, keyakinan, dan pahala doa. Saya bersyukur bila ini jadi perenungan. Yang penting tidak jadi kegelisahan, sebab Allah Maha betul betul Maha Pengampun.

Mudah-mudahan renungan ini membuat kita kita menjadi orang yang mulai menaruh perhatian tergadap urusan-urusan ibadah. Selama ini kita hanya perhatian sama urusan urisan kita saja, termasuk urusan urusan dunia kita. Tapi urusan urusan Allah, hak-hak Allah, kita bisa-biasa saja. Tidak ada perhatiannya melainkan sedikit. Syukur syukur kita bila berkenan memanjatkannya di keheningan malam, di mana Allah memang benar-benar turun menawarjan bantuan-Nya.

Subhaanallaah, semoga Allah tidak mencabut keberkahan negeri ini. Selamat menegakkan shalat dhuha dan amalan-amalan sunnah lainnya. Mari kita sama benahi yang wajib, dan ngidupin yang sunnah. Saya berdoa agar kita tidak tertipu daya syetan, yang kadang ia berbisik kepada kita; tuh, lihat, kamu mendekat, malah Allah menambah bebanmu.

Atau dengan halus syetan mengatakan. Makanya, ibadah ya ibadah saja. Ga usah punya niat niat gitu. Jadi tidak murni. Akhirnya, sepilah kita dari spirit. Sepilah kita dari motivasi, akhirnya tenggelamlah ibadah kita lantaran tak ada semangat. Dan akhirnya, sepi juga dari berdoa. Salam. (fan, dari Yusuf Mansur.myblogrepublika.com)
 



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Tausiah

Semangat Berkurban, Besok JMSI Bersama Pemda Inhu dan Pancawaskita Mitra APN Sembelih 2 Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:22:25 WIB

PELITARIAU, Inhu – Kalau tidak ada aral melintang, besok Rabu (27/5/2026) usai.

Tausiah

Pabrik PT KAS Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Sekitar

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:46:54 WIB

PELITARIAU, Inhu – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Pabrik Kelap.

Tausiah

HKTI Akan Gelar Munas, Sinyal Penyatuan Dua Kubu Menguat

Rabu, 25 Juni 2025 - 01:49:00 WIB

PELITARIAU, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan segera men.

Tausiah

Bupati Inhu Sholat Idu Fitri 1446 H di RTH Rengat, Pidato Lengkap Pesan Perubahan

Senin, 31 Maret 2025 - 08:28:16 WIB

PELITARIAU, Inhu - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu .

Tausiah

PKS PT SBL Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Jalur Patah di Bulan Ramadhan

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:31:53 WIB

PELITARIAU, Kuansing – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) .

Tausiah

Melawan Rasa Malas, Untuk Menggapai Kebahagiaan

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:09:14 WIB

PELITARIAU.com - Untuk bisa meraih kesuksesan dalam menggapai cita cita dan keba.

Terkini

  • +INDEX
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 4 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 5 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 6 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 7 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved