Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2748 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5303 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Amankan Pilkada Meranti, 130 Personil Polres di Kerahkan dan Ditambah Personil Cadang
Pj Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto foto bersama dengan Jajaran Kepolisian
PELITARIAU, Meranti- Jajaran Polres Kepulauan Meranti melakukan deteksi keamanan sedini mungkin. Hal itu dilakukan selama pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) hingga pencoblosan 9 Desember mendatang.
Nantinya dalam keamanan, ada sedikitnya 130 anggota kepolisian dan pasukan cadangan Brimob Polda Riau dikerahkan untuk melakukan pengamanan dari menjelang hingga sampai selesai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk periode 2016-2021.
Dengan demikian, terjadi hal kecil apapun dapat terdeteksi oleh pihak kepolisian. "Harus diakui bahwa kita sedang belajar berdemokrasi. Tentu ada etika-etika yang harus kita memahaminya," terang Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi.
"Saya melihat masyarakat Meranti pada umumnya, Alhamadulillah sudah memahaminya, soal bagaimana menjaga keamanan. Dan mudah-mudahan hingga akhir pilkada nanti, tetap kondusif," tambah Pandra.
Kondisi Meranti hingga saat ini masih tetap kondusif, lantaran kerjasama yang baik antara masyarakat maupun para pendukung dari masing-masing calon Bupati dan  Wakil Bupati dalam menjaga keamanan demi terselenggaranya pelaksanaan pilkada. Dengan harapan, masyarakat dapat memilih pemimpin daerah sesuai hati nurani.
Selain itu, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto MM mengatakan kalau perbedaan pendapat dalam berpolitik, merupakan hal biasa dalam rangka menuju kedewasaan dalam mengambil sebuah kebijakan.
"Perbedaan dalam menentukan sikap, termasuk menjatuhkan pilihannya itu merupakan suatu hal biasa dialam demokrasi. Namun yang perlu kita jaga adalah bagaimana menciptakan situasi dan kondisi daerah ini agar tetap aman, tentram dan damai," kata Edy.
Edy juga berpesan kepada pemimpin yang nantinya terpilih dalam pilkada nantinya, agar dapat mengayomi masyarakatnya, dan semua keputusan ada pada masyarakat yang memilih, "Jadi siapapun yang akan terpilihnya nanti, tentu tergantung pada masyarakat. Karena kewenangan penuh ada ditangan masyarakat," harapnya.***wr
Nantinya dalam keamanan, ada sedikitnya 130 anggota kepolisian dan pasukan cadangan Brimob Polda Riau dikerahkan untuk melakukan pengamanan dari menjelang hingga sampai selesai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk periode 2016-2021.
Dengan demikian, terjadi hal kecil apapun dapat terdeteksi oleh pihak kepolisian. "Harus diakui bahwa kita sedang belajar berdemokrasi. Tentu ada etika-etika yang harus kita memahaminya," terang Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi.
"Saya melihat masyarakat Meranti pada umumnya, Alhamadulillah sudah memahaminya, soal bagaimana menjaga keamanan. Dan mudah-mudahan hingga akhir pilkada nanti, tetap kondusif," tambah Pandra.
Kondisi Meranti hingga saat ini masih tetap kondusif, lantaran kerjasama yang baik antara masyarakat maupun para pendukung dari masing-masing calon Bupati dan  Wakil Bupati dalam menjaga keamanan demi terselenggaranya pelaksanaan pilkada. Dengan harapan, masyarakat dapat memilih pemimpin daerah sesuai hati nurani.
Selain itu, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto MM mengatakan kalau perbedaan pendapat dalam berpolitik, merupakan hal biasa dalam rangka menuju kedewasaan dalam mengambil sebuah kebijakan.
"Perbedaan dalam menentukan sikap, termasuk menjatuhkan pilihannya itu merupakan suatu hal biasa dialam demokrasi. Namun yang perlu kita jaga adalah bagaimana menciptakan situasi dan kondisi daerah ini agar tetap aman, tentram dan damai," kata Edy.
Edy juga berpesan kepada pemimpin yang nantinya terpilih dalam pilkada nantinya, agar dapat mengayomi masyarakatnya, dan semua keputusan ada pada masyarakat yang memilih, "Jadi siapapun yang akan terpilihnya nanti, tentu tergantung pada masyarakat. Karena kewenangan penuh ada ditangan masyarakat," harapnya.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.








