Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1124 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2793 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5345 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2447 Kali
3 Orang Peserta Asal Meranti Ikuti Kursus Wasit Lisensi C-3
Saat kursus pelatihan wasit lisensi C-3 berlangsung
PELITARIAU, Pekanbaru- Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Riau menggelar kursus pelatihan wasit lisensi C-3, pada Selasa (17/11) di Gedung Kantor Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Jalan Ronggowasito Pekanbaru.
Dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 17-22 November tersebut, turut diikuti sebanyak 36 peserta dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau.
Ketua umum Asosiasi PSSI Riau drh Chaidir, dalam kesempatannya mengatakan agar kegiatan wasit nantinya menjadi lebih profesional dalam menjalankan perwasitan di kanca persepak bola di Indonesia.
"Agar para peserta nantinya dapat menjalankan serta mengemban tugasnya sebagai wasit dalam menjaga jalannya pertandingan dengan baik," jelasnya.
"Hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di dalam bidang perwasitan," jelasnya kembali.
Saat itu, Muhammad Arfin (26) salah seorang peserta asal Kabupaten Kepulauan Meranti, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa dalam hal ini tujuan dirinya mengikuti pelatihan ini agar nantinya dapat menjadikan wasit yang bersertifikat dan profesional dalam bidang sepak bola kedepanya.
"Pelatihan ini juga bisa menambah kapasitas wasit yang ada di Kabupaten kami (Meranti, red) untuk lebih mamadai dalam hal ajang sepak bola yang ada nantinya," jelasnya.
"Selain saya sendiri, ada 2 (dua) teman saya lagi asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang datang, untuk mengikuti pelatihan wasit C-3 ini," terang Arfin.***wr
Dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 17-22 November tersebut, turut diikuti sebanyak 36 peserta dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau.
Ketua umum Asosiasi PSSI Riau drh Chaidir, dalam kesempatannya mengatakan agar kegiatan wasit nantinya menjadi lebih profesional dalam menjalankan perwasitan di kanca persepak bola di Indonesia.
"Agar para peserta nantinya dapat menjalankan serta mengemban tugasnya sebagai wasit dalam menjaga jalannya pertandingan dengan baik," jelasnya.
"Hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di dalam bidang perwasitan," jelasnya kembali.
Saat itu, Muhammad Arfin (26) salah seorang peserta asal Kabupaten Kepulauan Meranti, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa dalam hal ini tujuan dirinya mengikuti pelatihan ini agar nantinya dapat menjadikan wasit yang bersertifikat dan profesional dalam bidang sepak bola kedepanya.
"Pelatihan ini juga bisa menambah kapasitas wasit yang ada di Kabupaten kami (Meranti, red) untuk lebih mamadai dalam hal ajang sepak bola yang ada nantinya," jelasnya.
"Selain saya sendiri, ada 2 (dua) teman saya lagi asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang datang, untuk mengikuti pelatihan wasit C-3 ini," terang Arfin.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.








