Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Asmar : Mobil Ini Masih Layak Lebih Baik Dialihkan Untuk Keperluan Masyarakat
PELITARIAU, Meranti - Di tengah gemerlap jabatan dan segala fasilitas yang menyertainya, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, justru mengambil langkah yang tak biasa. Di saat banyak kepala daerah memilih kendaraan baru yang mewah dan berkilau sebagai simbol kekuasaan, Asmar tetap setia menggunakan mobil dinas warisan pemimpin sebelumnya, Irwan Nasir.
Mobil itu memang tak muda lagi, tetapi di tangan Asmar, kendaraan tersebut justru menjadi simbol kesederhanaan dan keteguhan hati dalam mengedepankan kepentingan rakyat. Saat kembali memimpin Meranti di periode kedua, kali ini sebagai Bupati definitif, ia memilih tidak mengusulkan pembelian mobil dinas baru. Alasannya? Efisiensi.
"Mobil ini masih layak, dan saya rasa anggaran pembelian kendaraan lebih baik dialihkan untuk keperluan masyarakat," ujar Asmar dengan nada tegas namun penuh kesahajaan.
Langkah itu bukan sekadar keputusan teknis, melainkan pesan moral. Di tengah keterbatasan fiskal dan kebutuhan masyarakat yang mendesak, Asmar memilih mendahulukan pembangunan. Ia lebih memilih jalan berlubang yang diperbaiki daripada jok mobil empuk yang baru. Lebih memilih jembatan yang terhubung daripada pelat nomor baru berinisial pejabat.
Baginya, efisiensi anggaran bukan jargon kampanye. Itu adalah komitmen nyata yang diwujudkan dari hal paling sederhana—menolak kenyamanan pribadi demi kemaslahatan publik. Uang rakyat, baginya, harus kembali ke rakyat.
"Dengan begini, kita bisa alokasikan anggaran ke sektor prioritas seperti infrastruktur, pelayanan dasar, atau pendidikan. Itulah yang masyarakat butuhkan," imbuhnya.
Di Kepulauan Meranti, di mana konektivitas antar pulau masih menjadi tantangan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang, langkah kecil ini menjadi isyarat besar: bahwa kepemimpinan bukan soal gaya, melainkan keberpihakan. Dan di balik mobil dinas tua itu, menyala semangat baru untuk melayani lebih baik.
“Alhamdulillah, saya masih menggunakan mobil lama. Mengingat anggaran memang tidak tersedia untuk pembelian baru. Kedepan, kalau memang ada dana, baru kita pikirkan untuk beli mobil dinas baru. Tapi kalau tidak ada, ya sudah, ini sajalah yang kita gunakan sampai akhir masa jabatan. Yang penting bagaimana kita bisa mengambil hati masyarakat, membangun Meranti jadi lebih baik, merangkul semua kalangan, dan memberikan kesejahteraan sesuai dengan program-program saya.”
Bukan tanpa alasan, keputusan ini mencerminkan filosofi kepemimpinan Asmar yang lebih memilih penataan pemerintahan dan pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat ketimbang pengadaan fasilitas pribadi.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa mewujudkan pemerintahan yang baik dan memberikan hasil nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya tegas.
Mobil yang menemani aktivitas Asmar sehari-hari itu adalah sedan Toyota Camry 2.4 G berplat BM 1 X yang telah berusia lebih dari satu dekade. Kendaraan tersebut dibeli oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti pada masa Bupati Irwan Nasir, tepatnya tahun 2013.
Untuk memberi kesan lebih segar dan layak jalan, Asmar pun mengambil inisiatif pribadi. Warna asli mobil yang hitam metalik dilapisi sticker hitam Dove. Bukan dari APBD, seluruh biaya penampilan baru mobil dinas itu ditanggung dari kocek pribadinya.
“Mobil yang sudah lama ini dengan inisiatif saya sendiri kita baguskan, dipasangkan sticker supaya nampak baru. Biayanya sangat murah dan menggunakan dana pribadi. Alhamdulillah, masih nyaman dipakai. Mobil ini dulunya ngetop,” ujarnya sambil tersenyum.
“Kita juga menjaga supaya masyarakat tidak berpikir macam-macam. Yang saya gunakan benar-benar mobil lama," tuturnya.
Langkah ini bukan sekadar simbol kesederhanaan, tapi juga cerminan komitmen terhadap efisiensi anggaran demi Meranti yang lebih sejahtera. Asmar ingin menyampaikan pesan bahwa memimpin tidak harus dengan kemewahan, tetapi dengan keberpihakan kepada rakyat dan keteladanan dalam tindakan.
Kesederhanaan bukan sekadar gaya, tapi cermin dari arah kepemimpinan. Itulah pesan yang ingin ditunjukkan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar. Setelah menolak pengadaan mobil dinas baru untuk dirinya, Asmar juga mengambil keputusan serupa untuk jajaran pemerintahannya. Tak ada kendaraan dinas baru yang dibeli untuk Wakil Bupati.
Mobil yang saat ini digunakan oleh Wakil Bupati Muzamil ternyata adalah mobil dinas lama milik Bagian Umum Sekretariat Daerah, yang dibeli pada tahun 2024. Meski itu mobil peruntukan lain, namun kendaraan itu tetap dimanfaatkan sebagai penunjang mobilitas pimpinan daerah.
“Saya dan Pak Muzamil sepakat menggunakan kendaraan yang sudah ada. Meski bukan baru, kondisinya masih layak dan cukup untuk menunjang tugas-tugas kami,” ujar Asmar.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata soal penghematan anggaran. Lebih dari itu, ia ingin menegakkan arah pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurut Asmar, pengadaan fasilitas baru bukanlah prioritas, melainkan pemanfaatan anggaran yang maksimal untuk sektor yang langsung menyentuh rakyat.
Sikap ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali. Ia menyebut langkah Bupati sebagai bentuk komitmen nyata dalam menata pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien.
“Upaya bupati ini patut diapresiasi, karena menunjukkan komitmen untuk mencapai tujuan pembangunan dengan sumber daya seminimal mungkin,” kata Khalid.
Di tengah geliat pembangunan daerah kepulauan yang menuntut konektivitas dan efisiensi, kebijakan seperti ini seakan menjadi napas baru bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari kemewahan fasilitas, melainkan keberanian memilih yang esensial. Sebuah keputusan kecil, namun berdampak besar.**
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .









