Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pemkab Meranti Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Program Relawan Sapa
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak. Pada tahun 2024, program Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (Relawan Sapa) menjadi prioritas dalam menghadapi tantangan perlindungan di wilayah kepulauan yang sulit dijangkau.
Sebanyak lebih dari 200 relawan telah direkrut untuk mengikuti pelatihan intensif tersebut. Pelatihan itu mencakup keterampilan mendampingi korban, pemahaman hukum tentang kekerasan, dan penggunaan teknologi untuk pelaporan kasus secara cepat dan akurat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti, Dra. Kamisah, M.Pd.I, menyatakan bahwa relawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak, terutama di daerah terpencil.
“Dengan pelatihan ini, relawan diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam melindungi korban kekerasan di wilayah Kepulauan Meranti,” ujarnya saat peningkatan kapasitas jejaring Relawan Sahabat Perempuan dan Anak, Selasa (10/12/2024) di Aula Kantor Bupati.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten Administrasi Umum Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H.
“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Kami sangat mendukung inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman,” katanya.
Program Relawan Sapa juga melibatkan tokoh masyarakat dan aparat desa untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya melindungi perempuan dan anak. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat menekan angka kekerasan, bahkan di wilayah yang paling sulit dijangkau.
"Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan anak, sekaligus mendukung program nasional perlindungan perempuan dan anak," sebut Sudandri. **
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.









