Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Diskusi Energi Bareng Direktur Riau Petroleum Mahato, Satria: Kedepan Kita Harus Mampu Kelola Migas Sendiri
PELITARIAU, Pekanbaru - Ruang Publik menggelar diskusi Energi dengan tema kontribusi perusahaan migas untuk daerah. Diskusi ini menghadirkan pembicara dari direktur PT Riau Petroleum Mahato, Satria Antoni, Ph.D.
Diawal diskusi, Satria Antoni yang merupakan alumni dari King Abdulaziz University Saudi Arabia ini memberikan motivasi kepada para mahasiswa yang hadir. Ia bercerita perjalanan nya saat menempuh pendidikan strata 2 (dua) dengan konsen jurusan geologi.
"Riau ini memberikan peran penting kepada negara. Sebagai penopang anggaran APBN yang bersumber dari minyak," ujar Satria Antoni, Ahad (13/10/2024), di Alda Food Court, Pekanbaru.
Kata Satria, produksi minyak Indonesia saat ini 600rb BOPD, tetapi konsumsi nya sudah mencapai 1,5jt BOPD.
"Di Indonesia ini ada 128 cekungan minyak. Nah minyak itu terletak di cekungan-cekungan yang terperangkap, di Riau ini ada cekungan Sumatra basin. Posisi Riau ini di Sumatra tengah. Makanya Riau kaya akan minyak," sebut direktur Riau Petroleum Mahato yang fasih berbahasa arab.
Diterangkan oleh Satria, kontribusi perusahaan migas untuk daerah saat ini telah memberikan banyak setoran dividen. Perusahaan migas di Riau saat ini telah mengelola dana Partisipasi Interes (PI) 10% dari blok Migas yang ada di Provinsi Riau.
"PI ini digunakan untuk daerah agar mampu mengolah migasnya. Kedepannya kita harus bisa mengelola migas sendiri," kata Satria.
Sebagaimana diketahui, lanjut Satria, PI itu diberikan kepada BUMD Riau Petroleum yang ditunjuk oleh pak gubernur. Dana PI ini dikembangkan untuk bisnis development.
"Kita diberikan hak 10% dari operator untuk mengelola dana PI tersebut," ujarnya.
Sementara itu, mahasiswa dari Universitas Riau, Faturahman, bertanya kepada Satria apakah dimasa yang akan datang industri minyak ini masih menjanjikan?
"Kedepan nya berkurang penggunaan minyak, tapi tetap digunakan. Nah di tahun 2060 itu mungkin orang tidak bergantung lagi kepada minyak. Karena saat ini sudah banyak mobil yang menggunakan teknologi hybrid," jawab Satria kepada peserta diskusi.**Prc6
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Polres Indragiri Hilir menggelar Upacara Laporan.
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
PELITARIAU,Meranti - Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, Polres Kepulauan Meranti.
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
PELITARIAU,Meranti - Kabupaten Kepulauan Meranti yang berstatus sebagai sa.









