Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gubri Edy Nasution, Imbau Petani Tidak Alih Fungsikan Lahan
PELITARIAU, Pekanbaru - Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menitikberatkan pembangunan di sektor pertanian. Pemerintah berharap kebutuhan pangan bisa terpenuhi sehingga masyarakat dapat lebih sejahtera.
Karenanya, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution mengimbau dan mengajak masyarakat untuk tidak mengalih fungsikan lahan pertanian, seperti padi dan tanaman pangan lainnya.
"Kalau memang ada lahan yang berpotensi ditanam padi, jangan sampai kita alih fungsikan karena program kita ke depan yaitu ingin meningkatkan ketahanan pangan," kata Edy Nasution, Kamis (1/2/2024).
"Kecuali tanah yang dijadikan lahan pertanian padi tersebut tidak produktif ditanamkan padi," tambahnya.
Tanah yang tidak produktif ditanamkan padi, seperti yang dimaksud orang nomor satu di Riau itu, seperti yang terjadi di Desa Topang, Kecamatan Rangsang. Di mana petani telah melakukan penanaman beberapa kali namun tidak membuahkan hasil.
"Ada beberapa masyarakat kita mengalih fungsikan lahan tersebut menjadi kebun sawit, seperti di desa Topang, namun setelah saya tanyakan ke kepala desa ternyata tanahnya memang tidak produktif," ujarnya.
"Sudah dicoba lima tahun untuk ditanamkan padi, namun tidak mampu naik atau tidak membuahkan hasil. Kalau ini masalahnya mungkin berbeda," imbuhnya.
Gubri Edy Nasution menjelaskan bahwa pangan yang ada di Provinsi Riau hanya mampu mempersiapkan 25 persen sehingga terbuka peluang 75 persen untuk bisa ditingkatkan.
"Selama ini 75 persen masih bergantung dari daerah lain seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung, dan daerah lainnya. Kita harap ke depan pangan kita bisa terpenuhi dan kita tidak lagi bergantung dengan daerah lain," tuturnya.
"Untuk desa-desa yang memproduksi padi, jika saat ini di dalam sudah terpenuhi kebutuhannya padinya, ke depan diharapkan bisa diproduksi untuk desa-desa sekitar di Provinsi Riau," pungkasnya.**Prc6
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .









