Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Selama 2 Hari, SMAN I Lirik Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka
PELITARIAU, Inhu - Guna lebih meningkatkan pemahaman guru terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka, maka digelar kegiatan workshop. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SMAN I Lirik Inhu yang sudah dimulai pada, Rabu (25/10).
Workshop dibuka secara resmi oleh Kacab Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Riau Drs. Aristo M.Pd serta dihadiri juga oleh Pengawas satuan pendidikan Drs. Rausnivanson dengan menghadirkan nara sumber Mashuri M.Pd dari widiyaswara Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Dalam sambutannya saat membuka workshop tersebut Aristo antara lain meminta kepada semua guru untuk terus belajar meningkatkan kemampuannya. Karena belajar tidak akan pernah berhenti sepanjang hayat kita.
"Selain itu juga guru harus bisa mengikuti kemajuan teknologi saat ini yang berkembang begitu pesat. Demikian juga halnya dalam pelaksanaan proses belajar mengajar guru juga dituntut untuk bisa menyampaikan materi pembelajaran yang tidak membuat anak stres, melalui workshop ini diyakini pengetahuan guru akan semakin bertambah dalam mentransfer pengetahuan kepada anak," terang Aristo.
Sementara itu kegiatan workshop itu sendiri diikuti oleh 33 orang guru yang merupakan guru SMAN I Lirik. Dengan lokasi kegiatan menggunakan ruang labor multimedia sekolah tersebut.
Kepala SMAN I Lirik Inhu Abdi Mulia S.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah (Waka) Humas Yuliarti S.Pd didampingi ketua panitia pelaksana Husnul Anaswati S.Pd disela-sela acara menjelaskan bahwa tujuan umum pelaksanaan workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sehingga kedepannya diharapkan semua guru khususnya di SMAN I Lirik sudah bisa menetapkan KKTP, asesmen peserta didik, P5 dan asesmen intrakurikuler.
Terkait dengan materi kegiatan menurut Anaswati diantaranya mengenai asesmen formatif, asesmen sumatif. Serta juga penetapan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, juga pengembangan instrumen asesmen sumatif, projek penguatan profil pelajaran Pancasila, serta juga pelapor asesmen intrakurikuler dan banyak lagi yang lainnya.
Salah seorang peserta workshop Senitawati S.Pd mengatakan bahwa kegiatan workshop sangat bermanfaat sekali. Karena memberi pembelajaran terutama tentang pemberian nilai (assesmen). Serta juga memberikan wawasan yang lebih luas lagi tetap kurikulum merdeka.
"Semoga kegiatan serupa akan dapat terus dilaksanakan dimasa mendatang," harap Senitawati yang akrab dipanggil Ita.**
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.









