Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Riyono Berikan Apresiasi Kepada, Dua Pendekar Putri Silat Lintau XI Koto Riau Sabet Medali Perak dan Perunggu O2SN 2023
PELITARIAU, Pekanbaru - Perguruan Silat Lintau XI Koto Provinsi Riau, gelar acara syukuran atas peraihan prestasi dua pendekar putri dalam kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Jakarta beberapa pekan lalu.
Dua pendekar tersebut, masing-masing memperoleh medali Perak atas nama Bunga Afrila Yenti juara dua cabang olahraga pencak silat nomor tandingan kelas D 51-55 kilogram digoup putih putri. Sedangkan rekannya, memperoleh medali perunggu atas nama Salmah Rahmawati tanding kelasa E diatas 51-55 kilogram digroup yang sama.
"Saya sebagai Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Lintau XI Kota Provinsi Riau, mengucapkan apresiasi dan banga atas prestasi yang diraih dua pendekar putri tersebut," ucap Tuan Guru dengan gelar Tuanku Pandeka Rangkayo Sati Drs. Riyono Gede Trisoko MM, Ahad sore (17/9/2023) kepada media ini.
Masih dikatakan Tuanku Pendekar Rangkayo Sati Riyono begitu sapaan akrabnya, bahwa prestasi yang diraih kedua pendekar putri, merupakan berkat latihan dibawah asuhan Tuan Guru Yance Widiyanto Rossy (YWR) Tuanku Pandekar Panglimo Harimau Parang.
"Saya katakan, manfaatkanlah tempat latihan Padepokan atau Jojang yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya. Ajak teman yang baik agar nama kita terus terjaga dan jangan teman kurang baik yang hanya dapat menghancurkan masa depan perguruan ini," terangnya dengan pesan singkat penuh makna.
Ditempat yang sama, Tuan Guru YWR sekilas menceritakan saat melakukan pertandingan, sebenarnya Pendekar Bunga bukan peraih juara dua, melainkan juara umum.
Menurut YWR, Pendekar Bunga sedikit sedikit silap saat melakukan bantingan kepada lawan dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di menit terakhir pertandingan.
"Karena tim medis diduga mendapat intervensi dari spoter pesilat Sumbar untuk memberikan keputusan tiada henti atas cedera yang dialami bunga, pada akhirnya pertandingan dihentikan ditandai silang tangan dari dewan juri pada saat itu. Namun semua ini, sudah menjadi keputusan, saya terima dengan lapang dada dan ikhlas," bebernya.
Dalam acara syukuran, dihadiri para orang tua pendekar ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud sedekah makan atau doa bersama. Suasana syukuran terlihat akrab dan berjalan sukses.** Prc6
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.









